Kompas.com - 17/09/2021, 09:58 WIB
Memasak makanan sendiri di rumah bisa membantu kita mengatur kalori dan bahan makanan sehat. SHUTTERSTOCKMemasak makanan sendiri di rumah bisa membantu kita mengatur kalori dan bahan makanan sehat.

KOMPAS.com - Banyak orang berpikir bahwa menjalani hidup sehat itu sulit dan membutuhkan usaha keras, bahkan perlu uang banyak untuk berbelanja makanan organik.

Padahal, kunci untuk menciptakan kebiasaan yang sehat sebenarnya hanya berfokus pada membuat perubahan kecil yang dapat dipertahankan secara konsisten, sehingga menjadi bagian dari rutinitas harian.

Sebagai seorang ahli gizi, Lisa R. Young, RDN, CDN juga telah memberi tahu klien-kliennya untuk memupuk kebiasaan hidup yang lebih sehat agar panjang umur.

Adapun Young juga membagikan tujuh kebiasaan yang perlu diterapkan untuk hidup yang lebih sehat seperti berikut ini.

Baca juga: 3 Kunci Kebahagiaan Para Penduduk Paling Panjang Umur di Dunia

1. Kenali diri sendiri

Bagi Young, sangat penting untuk mengenal diri sendiri dan mengenali apa yang kira-kira berhasil maupun tidak untuk kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa orang mungkin menikmati sarapan yang lebih besar, sementara yang lain terburu-buru di pagi hari dan hanya bisa minum yogurt atau sepotong buah.

Beberapa menikmati berolahraga di luar ruangan, sementara yang lain lebih suka berolahraga di tempat gym.

"Jadi, luangkan waktu untuk merenungkan apa yang kita sukai dan apa yang cocok untuk kita sehingga bisa dilakukan jangka panjang," terangnya.

Baca juga: 11 Cara Diet Sehat, Sepele tapi Efektif

2. Menyimpan makanan sehat di rumah

Sejauh ini, cara termudah agar kita tak tergoda ngemil tidak sehat adalah dengan menyimpan hanya makanan sehat di rumah.

Simpan berbagai macam produk makanan sehat, baik segar maupun beku, seperti gandum dan biji-bijian utuh lainnya, kacang-kacangan, ikan, serta ayam.

3. Makan sayuran yang berwarna-warni setiap hari

Makan sayuran adalah cara yang bagus untuk mendapatkan berbagai nutrisi tanpa terlalu banyak kalori.

Warna sayuran yang berbeda juga memberikan nutrisi yang berbeda, jadi yang terbaik adalah memilih beragam warna sayuran.  Dengan begitu kita tetap mendapatkan nutrisi sehat, termasuk vitamin antioksidan A dan C, vitamin K, folat, kalium, dan serat.

Baca juga: 6 Kesalahan Memasak Sayuran yang Mungkin Tak Disadari

Naik-turun tangga dapat dimanfaatkan untuk mengukur kesehatan jantung kita.FREEPIK Naik-turun tangga dapat dimanfaatkan untuk mengukur kesehatan jantung kita.

4. Pilih olahraga yang sesuai

Kenali dan pilih olahraga apa yang cocok untuk kita dan bisa kita nikmati. Untuk mencegah rasa bosan, kita bisa menggabungkan beberapa jenis olahraga.

"Lebih baik berolahraga secara teratur selama 30 menit sehari daripada berolahraga selama 2 jam di akhir pekan," kata Young.

Tanpa perlu waktu khusus, kita juga bisa melakukan aktivitas fisik yang sederhana seperti menaiki tangga atau mengajak anjing jalan-jalan.

Tapi, sebaiknya rencanakan rutinitas kebugaran setiap hari, jangan cuma kalau ada waktu luang.

"Olahraga teratur membantu menjaga berat badan kita tetap terkendali dan membantu meningkatkan, meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi stres," jelasnya.

Baca juga: Berapa Lama Harus Olahraga untuk Kurangi Efek Buruk Rebahan?

5. Masak di rumah

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan restoran lebih tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan natrium yang dapat berkontribusi pada obesitas, serta berdampak negatif pada kesehatan.

"Penelitian saya menemukan bahwa porsi restoran terlalu besar, sering kali dua hingga lima kali lebih besar daripada sebelumnya," kata Young.

Maka dari itu, memasak makanan di rumah membantu kita menjaga ukuran porsi makan dan memungkinkan kita untuk lebih mengetahui apa yang masuk ke makanan yang kita masak.

6. Memerhatikan porsi makan

Meskipun kita tidak perlu menimbang dan mengukur semua yang kita makan, Young menyarankan agar kita menyadari seberapa banyak kita makan.

"Sangat mudah untuk makan terlalu banyak dan bahkan tidak menyadarinya, sehingga kita mengonsumsi terlalu banyak kalori," terangnya.

Salah satu cara paling sederhana untuk melatih kontrol porsi adalah makan dengan penuh perhatian dan perhatikan tingkat rasa lapar kita.

Baca juga: Perbaiki Asupan Tubuh dengan Panduan “Isi Piringku”

7. Memiliki pikiran yang positif

Alih-alih memikirkan apa yang tidak boleh kita makan, fokuslah pada makanan yang dapat kita nikmati. 

"Berpikir positif, secara umum, sambil mensyukuri kebaikan dalam hidup kita juga akan membuat kita lebih sehat dan bahagia," imbuhnya.

Jadi, sambil menghitung langkah dan berat badan kita, hitung juga berkat yang kita terima setiap hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.