Kompas.com - 21/10/2021, 13:28 WIB
Ilustrasi berjalan kaki shutterstockIlustrasi berjalan kaki

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah membuat cara hidup kita berubah. Larangan untuk beraktivitas di luar rumah, menjadi alasan bagi banyak perusahaan untuk mempekerjakan karyawannya secara remote alias work from home.

Usai 1,5 tahun berlalu, kini kondisi sudah membaik dan mulai normal. Angka vaksinasi Covid-19 yang terus meningkat dan rendahnya tingkat penularan SARS-CoV-2, membuat banyak perusahaan mulai meminta karyawannya untuk kembali bekerja di kantor.

Walau demikian, ternyata dengan kembalinya karyawan ke kantor tidaklah membuat dunia menjadi normal seperti sebelum datangnya pandemi Covid-19.

Justru hal tersebut mendatangkan permasalahan baru untuk banyak orang. Lalu, apa itu?

Bagi banyak orang yang sudah terbiasa bekerja di rumah hanya dengan menggunakan baju tidur, sarapan sembari rapat, hingga tidak mandi di pagi hari, maka rutinitas yang sudah lama tidak mereka lakukan akan terasa sulit.

Alhasil, rutinitas pagi yang harusnya dijalani dengan baik menjadi berantakan. Mereka sulit membagi waktu antara mandi, sarapan, berpakaian rapi, merias wajah, termasuk untuk berangkat ke kantor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pelatih produktivitas yang sudah tersertifikasi, Ellen Faye, baru-baru ini mengatakan ada banyak kecemasan yang dialami orang, sehingga mereka tidak mampu mengatur waktunya dengan baik.

"Di situlah perencanaan berperan untuk membantu. Ini waktu yang tepat untuk memperbarui rutinitas (pascapandemi Covid-19)," ujarnya.

Baca juga: Sebagian Besar Karyawan Masih Takut Bekerja di Kantor

Selain itu, ada pula sejumlah saran yang diberikan penata busana, penata rambut, hingga penata rias kepada orang-orang yang sudah kembali bekerja di kantor agar tidak membuat mood di pagi hari rusak.

Apa sajakah itu?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber HuffPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.