Kompas.com - 24/10/2021, 11:16 WIB

KOMPAS.com – Merawat kulit sebaiknya memang sudah dibiasakan sejak dini, namun sebaiknya lakukan secara bertahap. Produk skincare yang tidak digunakan dengan benar justru dapat merusak pelindung alami kulit (skin barrier).

Pelindung alami kulit ini bekerja untuk menahan faktor eskternal yang berpotensi merusak kulit, misalnya saja debu atau polutan.

“Kalau skin barrier kita bagus, semua enggak akan masuk ke kulit,” papar dr.Arini Widodo Sp.KK dalam acara peluncuran Rose All Day Calming Series (25/10).

Nah, kebiasaan yang salah dalam merawat wajah menjadi salah satu faktor yang merusak skin barrier kita.

“Hati-hati dengan bahan aktif skincare yang bisa merusak skin barrier, kalau tidak digunakan dengan benar. Misalnya saja mencuci wajah berlebihan, over scrubbing, atau over eksfoliasi,” papar Arini.

Baca juga: 5 Jenis Skincare untuk Remaja yang Sebaiknya Tak Dilewatkan

Ia menuturkan, pada dasarnya skincare harus disesuaikan dengan masalah kulit dan tipe kulit masing-masing. Walau begitu, sebaiknya lakukan dulu skin test sebelum mencoba sebuah produk skincare.

“Untuk menghindari efek yang tidak diinginkan, dapat melakukan skin test pada kulit dulu pada kulit sebagian kecil, dan diamati dalam 1-2 hari. Apabila tidak ada masalah seperti iritasi, atau radang, baru dapat dicoba,” katanya.

Selain itu, gunakan sebuah produk satu persatu dan tidak langsung ditumpuk semua.

Arini mengatakan, kita bisa menjaga skin barrier dengan cara memakai pelembab sesuai jenis kulit, memakai sunscreen, serta pembersih wajah yang lembut dan tidak merusak kulit.

“Bahan aktif yang sudah memiliki label BPOM secara umum aman, akan tetapi harus digunakan sesuai anjuran, dan perlahan-lahan,” tuturnya.

Bahan aktif terutama yang sebaiknya dimulai perlahan dan tidak berlebihan adalah bahan yang bersifat asam seperti bahan eksfolian, derivat vitamin A (seperti retinol) dan lain-lain, disesuaikan dengan jenis dan masalah kulit.

Baca juga: Mengenal Skin Barrier dan Pengaruhnya pada Kesehatan Kulit

Memperbaiki kerusakan kulit

Tidak cocok pada bahan aktif dalam suatu produk adalah hal yang normal ketika kita baru belajar merawat kulit.

Menurut Arini, kulit sebenarnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri, tetapi kita bisa membuat kondisi yang optimal untuk mendukung proses perbaikan ini dengan cara mengoptimalisasi kelembaban kulit.

Selian itu, gunakan bahan aktif yang sesuai dengan problem wajah yang diakibatkan salah pakai skincare tersebut.

“Tergantung masalahnya apa, bila acne, gunakan bahan aktif untuk menganggulangi ini, bila iritasi misalnya bisa gunakan bahan yang melembabkan, apabila kering misalnya bisa gunakan yang melembabkan,” katanya.

Baca juga: Waspadai, 7 Tanda Kamu Harus Segera ke Dokter Kulit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.