Kompas.com - 14/03/2022, 09:09 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jika protein hewani seperti produk susu, daging sapi, dan ayam menjadi bagian dari diet sehari-hari, ada baiknya untuk mengganti menu makanan tersebut.

Pasalnya, studi yang dikerjakan para peneliti di Penn State University College of Medicine menemukan, produk hewani itu bisa mempersingkat umur kita.

Berdasarkan studi, asam amino belerang yang dikonsumsi dalam jumlah besar dapat memicu peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan berdampak fatal.

Para peneliti melihat hasil dari dua studi jangka panjang yang melibatkan sekitar 120.700 peserta.

Peneliti menemukan, peserta yang mengonsumsi asam amino belerang dua kali lipat mengalami peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 12 persen.

Risiko kematian akibat penyakit tersebut juga meningkat 28 persen selama masa studi 32 tahun.

Temuan lain peneliti, sebagian besar asam amino belerang terkandung dari makanan seperti daging sapi, ayam, dan susu.

Baca juga: 8 Tips untuk Mulai Kurangi Makan Daging

"Penelitian baru menyoroti diet tinggi protein hewani dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang lebih buruk," kata ahli gizi dan profesor Lisa Young, PhD, RDN.

"Studi ini juga menunjukkan diet yang menyehatkan jantung harus mencakup lebih banyak buah dan sayuran dan protein nabati seperti kacang-kacangan, bukan daging dan susu."

Namun, dilanjutkan Young, kita tidak perlu membatasi asupan protein hewani sepenuhnya.

"Kita tidak perlu sepenuhnya menyetop makanan yang tinggi asam amino sulfur seperti daging dan susu, tetapi kita harus fokus untuk menciptakan pola makan yang sehat," jelas Young.

"Kita sebaiknya tidak hanya terpaku pada asam amino itu, tetapi cenderung menciptakan pola makan yang sehat secara umum."

Baca juga: Hati-hati, Kelebihan Protein Hewani Picu Penyakit Kardiovaskular

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.