Kompas.com - 18/03/2022, 22:56 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kita semua tahu, duduk terlalu lama dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Selain memperlambat metabolisme tubuh, kebiasaan tersebut bisa memicu kekakuan otot dan sendi, sehingga menyebabkan nyeri di bagian tubuh seperti pinggang dan punggung.

Kondisi ini sebenarnya dapat dicegah jika kita tidak membiarkan tubuh berdiam dalam satu posisi selama berjam-jam.

Lantas berapa lama batas duduk normal yang aman untuk mencegah nyeri?

Baca juga: Olahraga hingga Makanan Sehat, Gaya Hidup untuk Mencegah Nyeri Otot

dr. Sa’ad Budijono, SpKFR mengatakan, batas paling aman untuk duduk terlama adalah dua jam.

"Setiap dua jam, kita dianjurkan untuk berpindah posisi agar tidak mengalami otot dan sendi yang kaku," katanya dalam sebuah webinar, belum lama ini.

Setiap dua jam, paling tidak tubuh perlu sesekali bergerak untuk mengurangi tekanan dari otot-otot atau sendi saat kita duduk.

Sehingga setiap dua jam sekali, kita disarankan untuk mengubah posisi duduk. Perubahan posisi sedikit saja, dapat memberi manfaat untuk mencegah nyeri.

"Misalnya kita duduk dua jam dalam posisi agak ke depan. Kalau kita mengubah posisi menjadi lebih tegak atau bersandar itu dapat mengurangi tekanan dan ketegangan otot," ujarnya.

Untuk mencegah nyeri, kita juga disarankan untuk melakukan sejumlah gerakan peregangan yang dapat melemaskan kembali otot-otot atau sendi yang tegang akibat tidak bergerak sama sekali.

Baca juga: Mengatasi Nyeri Otot dengan Koyo, Efektif Enggak Sih?

Misalnya dengan mengangkat tangan ke atas sambil mengatur napas, melakukan peregangan untuk bagian kaki dan tangan.

Leher juga perlu diregangkan dengan gerakan menghadap kiri dan kanan untuk beberapa saat hingga beberapa latihan peregangan yang lain untuk bagian tubuh berbeda.

"Akan lebih bagus jika kita berdiri, sejenak berjalan kaki entah mengelilingi meja dan lain sebagainya," kata dia.

Menurut dr. Sa'ad, tips mencegah nyeri saat duduk terlalu lama pun bisa diterapkan ketika kita berkendara baik dengan mobil atau pun motor.

"Kalau sudah dua jam, memang lebih bagus berganti posisi atau jika sudah lelah, lebih baik berhenti dan beristirahat,"

"Tidak dianjurkan bagi kita untuk berdiam terus-terusan dan tidak mengubah posisi duduk," papar dia.

Baca juga: Bahaya Duduk Terlalu Lama, Risiko Gangguan Otot hingga Kematian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.