Kompas.com - 10/05/2022, 10:03 WIB

KOMPAS.com - Kasus bunuh diri di kalangan pria masih jarang mendapatkan perhatian meskipun, faktanya, risikonya cukup tinggi.

American Foundation for Suicide Prevention (AFSP) menyatakan ada lebih dari 48.000 orang di Amerika Serikat meninggal karena bunuh diri pada 2018.

Data  AFSP juga mencatat bahwa pria 3,56 kali lebih mungkin meninggal karena bunuh diri daripada wanita tahun itu.

Baca juga: 3 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Menolong Orang yang Ingin Bunuh Diri

Sedangkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada 2015 menjadikan bunuh diri sebagai penyebab utama kematian ke-7 untuk pria Amerika.

Penelitian juga membuktikan, wanita lebih sering mencoba bunuh diri namun pria lebih banyak yang akhirnya mati bunuh diri dengan memilih cara yang lebih fatal.

Dikutip dari Very Well Mind, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bunuh diri mewakili setengah dari semua kematian akibat kekerasan laki-laki di seluruh dunia.

Pemicu risiko bunuh diri pada kaum pria

Upaya bunuh diri bisa dipicu oleh berbagai alasan, baik dilatarbelakangi kasus kesehatan mental yang parah maupun kondisi kehidupan yang dialaminya.

Faktor risiko yang paling umum terjadi pada pria antara lain:

  • Menjadi korban bullying di sekolah, kampus, atau tempat kerja
  • Perceraian atau hubungan pribadi yang gagal
  • Riwayat kekerasan fisik dan seksual
  • Menjalani hukuman penjara
  • Kehilangan orang yang dicintai karena trauma atau penyakit
  • Penyakit mental, terutama jika ini terkait dengan depresi dan penyakit atau kondisi yang menyakitkan atau melemahkan
  • Tidak mampu membentuk atau mempertahankan hubungan
  • Isolasi sosial atau hidup sendiri
  • Pengangguran
  • Menggunakan obat-obatan dan/atau alkohol untuk membantu mengatasi emosi, hubungan, tekanan pekerjaan, atau masalah lainnya

Pada pria yang lebih tua, bunuh diri seringkali dipicu oleh depresi, rasa sakit atau penyakit fisik, hidup sendiri, dan perasaan putus asa serta rasa bersalah.

IlustrasiJITET Ilustrasi
Upaya bunuh diri pada setiap gender juga bisa membedakan metode yang dipilihnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.