Kompas.com - 02/06/2022, 06:00 WIB

4. Banyak "tapi"

Karena pasangan defensif tidak mau mengakui kesalahannya, tidak mengherankan jika ia kebanyakan embel-embel "tapi" saat berbicara.

Kata itu seolah-olah menjadi senjata untuk membalikkan tuduhan dari pasangan yang menyebut doi-nya telah berbuat kesalahan.

Mencoba membela diri adalah kesalahan

Kalimat “membela diri” dalam bahasan ini patut digarisbawahi lantaran setiap orang memiliki keinginan untuk melakukannya agar terbebas dari ancaman.

Baca juga: Ini 7 Tanda Pasangan Sudah Siap Menikah

Namun, usaha tersebut sebenarnya mengorbankan perasaan pasangan karena kebutuhan dan emosinya juga penting untuk diperhatikan.

“Ada sangat sedikit skenario di mana kita benar-benar perlu mempertahankan sudut pandang sendiri,” ujar Earnshaw.

"Pada saat-saat ini, kita ditahan dalam cengkeraman ego yang bertindak sebagai penghalang untuk komunikasi yang sesungguhnya."

Ia juga menambahkan, menganggap perspektif satu orang benar dan yang lainnya salah adalah salah satu dinamika komunikasi paling tidak sehat.

Perspektif yang keliru tersebut dikatakan Earnshaw dapat dialami oleh orang-oang yang sudah menjalin hubungan.

Di sisi lain, psikolog John Gottman, Ph.D., menyebut pasangan yang defensif dapat membawa konsekuensi berupa bencana bagi suatu hubungan.

Dalam penelitiannya, Gottman mengatakan perilaku defensif adalah salah satu dari empat kebiasaan komunikasi yang ia juluki sebaagai “The Four Horseman”.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.