Kompas.com - 21/06/2022, 13:37 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sepatu kets atau sneaker sudah menjadi gaya hidup kaum urban, tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alas kaki.

Beberapa model keluaran merek ternama semacam Adidas atau Nike memiliki nilai yang tinggi, sehingga sneaker seringkali dijadikan investasi jangka panjang.

Sayangnya pasokan yang minim, tingginya permintaan, dan peningkatan harga yang tidak masuk akal untuk model sneaker populer di pasar sekunder menimbulkan masalah baru: merebaknya sneaker palsu.

Peredaran sneaker palsu seolah tak dapat dibendung, lantaran harga yang jauh lebih murah ketimbang sneaker asli.

Sebuah laporan menyebutkan, pasar sneaker palsu bernilai hingga 450 miliar dollar AS. Jika dikonversi ke mata uang rupiah, nilai itu setara dengan Rp 6,6 kuadriliun.

Sejauh ini, sepatu kets merupakan barang yang paling banyak dipalsukan. Kita mungkin akan kesulitan membandingkan sneaker palsu dengan yang asli.

Juga, tidak mudah membedakan rilisan sepatu mana yang lebih banyak dipalsukan daripada sepatu lain.

Oknum pembuat barang palsu bahkan dapat merekayasa desain dari sneaker yang baru diungkapkan merek olahraga.

Setelah itu, sneaker palsu hasil rekayasa desain original beredar lebih dulu di pasaran sebelum sepatu yang asli dirilis secara resmi.

Baca juga: Cara Mengetahui Barang Palsu yang Dijual di Marketplace

Pasar sepatu kets dan barang mewah StockX baru-baru ini merilis laporan yang menunjukkan berapa banyak temuan barang palsu, serta tiga sneaker yang paling banyak dipalsukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber DMarge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.