Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 25/06/2023, 16:13 WIB
Sekar Langit Nariswari

Penulis

KOMPAS.com - Monday blues sepertinya adalah fenomena yang dirasakan banyak orang ketika akhir pekan hampir berakhir.

Kita mendadak merasa cemas, panik, sedih dan murung kala menyadari hari Senin hampir tiba.

Bayangan akan berbagai pekerjaan yang menumpuk, lelahnya perjalanan ke kantor dan kewajiban menjalani berbagai rutinitas mingguan lagi terasa seperti momok.

Baca juga: 20 Kata-kata Motivasi di Hari Senin agar Hidup Lebih Bermakna

Seringkali, ini memicu stres dan berdampak pada kesehatan mental kita, tanpa disadari.

Dari perasaan ini pula maka kita kemudian cenderung membenci hari Senin, tanpa menyadari penyebab maupun solusinya.

Monday blues, ketika hari Senin jadi momok menakutkan

Monday blues bukan gangguan kesehatan klinis, tetapi banyak orang mengalaminya.

Kondisi ini terjadi ketika kita merasakan perasaan negatif saat akhir pekan mulai berakhir dan harus kembali ke rutinitas pekerjaan maupun seolah.

Ada perasaan tidak bahagia yang sangat signifikan sehingga memicu bad mood, murung, atau penurunan suasana hati.

Penyebab monday blues seringkali adalah adanya perasaan tidak puas terhadap pekerjaan yang kita jalani.

Monday blues biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki standar kerja lima hari seminggu dan libur dua hari di akhir pekan.

Mereka cenderung lebih bahagia di akhir pekan karena bebas menjalani aktivitasnya.

Baca juga: Mengapa Senin Terasa Berat dan Melelahkan? Ini Penjelasannya...

Sebaliknya, ketika weekday, mereka merasa kurang memiliki kontrol atas kehidupan dan rutinitasnya.

Beban kerja dan faktor dunia kerja lainnya bisa memengaruhi suasana hati kita di hari Senin.

Para ahli menyatakan jika monday blues bisa memengaruhi bagaimana seseorang merespons stres.

Penyebab monday blues bisa berbeda-beda, begitu juga gejalanya pada setiap orang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com