Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Mengatasi Trauma akibat Perselingkuhan

Kompas.com - 08/12/2022, 12:43 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Zen Wisa Sartre dan Ristiana D. Putri

KOMPAS.com - Cinta memang sulit didefinisikan dan tidak jarang malah menyulitkan. Meskipun begitu, jatuh cinta merupakan perasaan normal yang dimiliki manusia. Akan tetapi, jatuh cinta yang mengakibatkan perselingkuhan pastinya merupakan sebuah masalah.

Dalam konteks tersebut, tentunya cinta sangatlah buta dan tidak logis. Mengapa membangun hubungan romansa di kala ada yang tersakiti?

Bersama Erwinda Tri Satya, Psikolog Klinis Riliv, hal inilah yang menjadi topik utama dalam siniar Obrolan Meja Makan bertajuk “Mengatasi Luka Akibat Perselingkuhan Pasangan” yang dapat diakses melalui tautan berikut dik.si/OMMSelingkuh.

Lebih dari itu, budaya patriarki juga kerap menyalahkan salah satu individu yang terlibat, seperti pelabelan “pelakor”. Istilah ini disematkan kepada perempuan yang dituding menjadi perebut suami atau laki-laki yang sedang berada dalam suatu hubungan.

Meski sebuah relasi romansa selalu dikonstruksi oleh dua orang, namun perempuan malah menjadi yang tertuduh.

Keadaan ini sangat memprihatinkan karena masih adanya ketimpangan gender, bahkan dalam suatu hubungan dua orang. Adapun biasanya, cinta dalam suatu hubungan berawal interaksi di antara keduanya yang intens, baik karena satu tempat pekerjaan maupun sedang menghadapi masalah yang sama.

Baca juga: Apakah Normal Jika Anak Miliki Teman Khayalan?

Perasaan sama dan senasib itu membuat dua orang yang bersangkutan membangun kedekatan dan keintiman dalam hubungan. Saat merasa jatuh cinta, perasaan deg-degan dan nyaman akan terus datang.

Sementara itu, suatu komitmen dengan orang lain tidak terpikirkan, bahkan risiko yang terjadi akibat hubungan terlarang tak masuk dalam pertimbangan.

Lantas, bagaimana mengatasi trauma pasca pasangan melakukan perselingkuhan? Melansir dari verywellmind, berikut adalah empat cara mengatasinya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diet Vegetarian, Jenis, Manfaat, dan Risikonya

Diet Vegetarian, Jenis, Manfaat, dan Risikonya

Eat Good
Benarkah Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Tahu?

Benarkah Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Tahu?

Eat Good
4 Tipe Pola Asuh Anak, Mana Lebih Baik?

4 Tipe Pola Asuh Anak, Mana Lebih Baik?

Feel Good
6 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan

6 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan

Eat Good
Apa yang Harus Dilakukan jika Digigit Ular?

Apa yang Harus Dilakukan jika Digigit Ular?

Feel Good
Senyum Bisa Menular, dan Ini Sebabnya

Senyum Bisa Menular, dan Ini Sebabnya

Feel Good
5 Ucapan yang Melukai Harga Diri Pria

5 Ucapan yang Melukai Harga Diri Pria

Feel Good
4 Alasan Sakit Gigi Terasa Menyiksa di Malam Hari

4 Alasan Sakit Gigi Terasa Menyiksa di Malam Hari

Feel Good
Manfaat Mengonsumsi Kulit Salmon dan Cara Memasaknya

Manfaat Mengonsumsi Kulit Salmon dan Cara Memasaknya

Eat Good
Bukan Cuma Kulit, Glycolic Acid Juga Bermanfaat untuk Rambut

Bukan Cuma Kulit, Glycolic Acid Juga Bermanfaat untuk Rambut

Feel Good
Cara Mencuci Sayuran Berdasarkan Jenisnya

Cara Mencuci Sayuran Berdasarkan Jenisnya

Eat Good
5 Tips Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia Menurut Ahli

5 Tips Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia Menurut Ahli

Feel Good
5 Fakta Menarik tentang Kecoak

5 Fakta Menarik tentang Kecoak

Feel Good
Apa yang Harus Dilakukan Bila Anda Digigit Anjing?

Apa yang Harus Dilakukan Bila Anda Digigit Anjing?

Feel Good
Orangtua Vs Childfree, Siapa yang Lebih Bahagia?

Orangtua Vs Childfree, Siapa yang Lebih Bahagia?

Feel Good
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.