Apakah Orang yang Tidak Makan Nasi Akan Lebih Sehat? - Kompas.com

Apakah Orang yang Tidak Makan Nasi Akan Lebih Sehat?

Wisnubrata
Kompas.com - 09/11/2017, 05:18 WIB
Ilustrasi makan nasikazoka30 Ilustrasi makan nasi

KOMPAS.com — Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang penting bagi tubuh. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas. Namun, banyak orang yang menganggap nasi sebagai musuh, terutama orang yang sedang menurunkan berat badan.

Karena takut gemuk, mereka membatasi nasi atau tidak makan nasi sama sekali. Sebenarnya bolehkah seperti itu? Apakah tubuh akan jadi lebih sehat?

Karbohidrat yang terkandung dalam nasi diperlukan tubuh untuk membantu pembakaran kalori menjadi energi. Hal ini yang membuat tubuh menjadi lebih kuat ketika melakukan aktivitas.

Jika kita sengaja tidak makan nasi atau karbohidrat lain, tubuh tidak akan mendapat energi untuk beraktivitas secara optimal. Itulah mengapa nasi bisa menjadi salah satu sumber energi.

Baca juga: Ini Penyebab Karbohidrat Tak Boleh Diabaikan Saat Sarapan!

Sebenarnya, kita memang tidak diharuskan makan nasi setiap waktu makan. Tidak masalah juga jika kita tidak makan nasi. Namun, semua itu dibolehkan selama tetap menjaga kadar karbohidrat tubuh dengan mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat.

Roti whole grainetiennevoss Roti whole grain
Kita dapat mengganti nasi dengan jenis karbohidrat lain, misalnya kentang, roti, bihun, ubi, dan berbagai makanan pokok lain. Sebaiknya kita juga tetap menjaga kadar nutrisi dalam tubuh dengan tetap mengonsumsi makanan bergizi. Jangan sampai tubuh kurang mendapatkan karbohidrat dalam asupan gizi setiap hari.

Umumnya seseorang tidak makan nasi atau karbohidrat lain saat diet untuk menurunkan berat badan. Sebenarnya diet rendah karbohidrat sendiri bukan berarti tidak mengonsumsi karbohidrat, melainkan cukup dengan mengurangi asupan karbohidrat dari biasanya.

Tidak makan nasi atau sumber karbohidrat lain membuat kita tak bersemangat menjalani aktivitas, merasa kelelahan, dan tidak enak badan seharian. Kebiasaan ini juga justru akan merusak program diet.

Telah dibuktikan bahwa sengaja tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali saat diet justru membuat tambah sulit menurunkan berat badan.

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Karbohidrat: Mana yang Paling Sehat?

Jadi, harus mengonsumsi berapa banyak karbohidrat yang sehat setiap hari? Pada umumnya, orang dewasa yang sehat dianjurkan menerima asupan karbohidrat 300-400 gram per hari. Saat menjalani diet, asupan karbohidrat dapat dikurangi setengahnya atau menjadi 150-200 gram.

Pengurangan karbohidrat harus disesuaikan dengan pola aktivitas dan dilakukan secara perlahan dalam hitungan mingguan atau bulanan. Hindari menurunkan asupan karbohidrat terlalu banyak jika Anda aktif bergerak dengan intensitas yang cukup tinggi.

Terlalu sedikit karbohidrat akan menurunkan metabolisme dan dapat menghilangkan massa otot. Penurunan asupan karbohidrat juga harus diimbangi dengan asupan protein dan serat yang mencukupi.

Ilustrasi makan nasiAumada Ilustrasi makan nasi
Apa yang terjadi jika kita tidak makan nasi dan sumber karbohidrat lain? Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan lemas dan mengambil protein dan lemak untuk dijadikan energi. Proses pecahnya lemak untuk dijadikan energi dapat menyebabkan terjadinya penumpukan unsur keton di dalam darah.

Jika dibiarkan terus berlangsung, kondisi ini bisa berlanjut jadi ketosis. Kondisi dapat menyebabkan gejala pusing, lemas, mual, dan dehidrasi. Kekurangan karbohidrat berisiko membuat kekurangan nutrisi lain yang penting untuk fungsi tubuh. Beberapa efek samping lain jika tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat, yaitu:

  •     kelelahan
  •     sakit kepala
  •     bau mulut
  •     meningkatkan gangguan pencernaan: sembelit dan diare
  •     tubuh kekurangan serat, vitamin, dan mineral
  •     meningkatkan risiko penyakit kronis

PenulisWisnubrata
EditorWisnubrata
Sumber
Komentar

Terkini Lainnya

Mengapa Cincin Kawin Dipakai di Jari Manis?

Mengapa Cincin Kawin Dipakai di Jari Manis?

Feel Good
Kesulitan Tidur di Malam Menjelang Lari? Minumlah Susu Hangat

Kesulitan Tidur di Malam Menjelang Lari? Minumlah Susu Hangat

Eat Good
Tips Tampil Cantik Meski Tanpa Riasan

Tips Tampil Cantik Meski Tanpa Riasan

Look Good
Mengapa Pria Berlutut Saat Melamar?

Mengapa Pria Berlutut Saat Melamar?

Feel Good
Berapa Waktu Istirahat Sebelum Kembali Lari Maraton?

Berapa Waktu Istirahat Sebelum Kembali Lari Maraton?

Feel Good
Tas Kecil yang Jadi Tren Baru Para Bintang NBA

Tas Kecil yang Jadi Tren Baru Para Bintang NBA

Look Good
Selamat Tinggal Riasan Tebal dan 'Manglingi'

Selamat Tinggal Riasan Tebal dan "Manglingi"

Eat Good
Ratusan Orang 'Nginep' di Sency, Berharap Bisa Beli Adidas Yeezy

Ratusan Orang "Nginep" di Sency, Berharap Bisa Beli Adidas Yeezy

Look Good
Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Gemuk

Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Gemuk

Feel Good
Yeezy, Sihir Kanye West yang Diburu Orang

Yeezy, Sihir Kanye West yang Diburu Orang

Look Good
Kosmetik asal Korea, Clio Professional Hadir di Indonesia

Kosmetik asal Korea, Clio Professional Hadir di Indonesia

Look Good
Kisah James dan Boneka Seks 'April', Tak Cuma Bercinta 4 Kali Seminggu

Kisah James dan Boneka Seks "April", Tak Cuma Bercinta 4 Kali Seminggu

Feel Good
Langka tapi Nyata, Hamil Lagi Saat Sedang Hamil...

Langka tapi Nyata, Hamil Lagi Saat Sedang Hamil...

Feel Good
Bolehkah Seks Oral Saat Hamil?

Bolehkah Seks Oral Saat Hamil?

Feel Good
Bagian Tubuh yang Paling Sakit Ditato

Bagian Tubuh yang Paling Sakit Ditato

Look Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM