Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jatuh Cinta pada Sahabat Bukan Kesalahan! Lakukan 3 Tips Ini...

KOMPAS.com - Tidak ada yang tahu kapan kita akan jatuh cinta. Kita juga tidak akan mengetahui kepada siapa hati kita akan tertambat.

Pernahkah kamu mengalami saat di mana pikiran melayang dan selalu membayangkan sosok yang selama ini menjadi sahabat?

kamu bisa nongkrong sepanjang hari dengannya, dan tidak pernah merasa bosan.

Dia bisa membuat kamu tertawa sepanjang hari, dan selalu membuat kamu merasa nyaman saat di dekatnya.

Kamu berdua menyukai film yang sama, musik yang sama, dan buku yang sama.

Saat menatap matanya, kamu merasa damai dan tenang. Bahkan sehari saja tak mendengar kabarnya, kamu merasa cemas luar biasa.

Memang tidak ada yang tahu kepada siapa hati memilih. Bahkan, kita bisa saja mencintai sahabat sendiri, orang yang sudah bertahun-tahun kita kenal.

Mencintai sahabat bukanlah sebuah kesalahan. Persahabatan membentuk ikatan yang kuat, hingga memungkinkan kamu mengenal seseorang pada tingkat yang lebih dalam.

Bahkan, tidak sedikit pernikahan yang langgeng berawal dari persahabatan.

Misalnya, kisah cinta mantan Presiden RI BJ Habibie dan istrinya Ainun yang begitu fenomenal, juga berawal dari pertemanan di sekolah.

Tapi, membuat hubungan persahabatan menuju hubungan yang lebih tinggi adalah sebuah langkah besar.

Ini adalah jalan yang berbahaya. Sebab, salah sedikit saja, rusaklah hubungan persahabatan yang telah berjalan begitu lama.

Sebelum memutuskan untuk menyatakan perasaan, kamu harus benar-benar mencari tahu apakah itu adalah langkah yang tepat.

Ada kemungkinan hubungan cinta yang indah bisa berkembang dari persahabatan, dan itu bisa terjadi secara alami.

Namun, ada kemungkinan, kamu dan sahabat sebenarnya saling mencintai, tapi keduanya takut untuk menyatakan. Skenario seperti FTV ini memang kerap terjadi dalam dunia nyata.

Ini membuat kamu dan sahabat justru takut untuk menentukan langkah ke depan.

Berikut ini ada tiga tips yang harus kamu lakukan saat jatuh cinta pada sahabat.

1. Jangan langsung menyatakan perasaan

Jika kamu menghargai persahabatan kamu, jangan langsung nyatakan cinta padanya. Pikirkan dulu risikonya. Ini bukan berarti kamu harus berpura-pura tidak mencintainya.

Berpura-pura tidak memiliki rasa adalah hal menyakitkan. Tapi, kamu harus berpikir bijaksana terlebih dahulu untuk menentukan langkah sebelum mengungkapkan isi hati.

Memang sulit untuk mengetahui bagaimana reaksi sahabat kamu saat mendengar pengakuan kamu. Bisa jadi, dia akan terkejut, dan malah membuat persahabatan hancur.

Ada kemungkinan juga, hubungan kamu dengan sahabat akan menjadi "aneh" atau ada alasan tertentu yang membuat kamu tidak bisa bersamanya sebagai pasangan.

Mungkin juga teman kamu belum menyadari bagaimana perasaan dia yang sebenarnya.

Dengan kata lain, reaksi awal sahabat kamu mungkin bukan apa yang kamu harapkan atau inginkan. Yang terpenting, kamu harus berhati-hati dalam bertindak.

2. Jujurlah dengan perasaan

Pilih kata-kata kamu dengan hati-hati saat memberi tahu bagaimana perasaan kamu terhadap dia. kamu pasti telah mengenal si sahabat itu dengan baik, bukan?

Jika mengatakan "saya sangat mencintamu" akan mengubah persahabatan kamu, pikirkan kembali kata-kata tersebut.

Tapi, kamu harus tetap harus jujur dengan perasaan kamu.

Lebih baik, kamu mencoba kata-kata seperti, "Saya telah menyadari bahwa perasaan saya terhadapmu telah berubah."

"Saya ingin lebih dari sekadar berteman denganmu, bagaimana perasaanmu?"

Frasa seperti ini mungkin cukup untuk melunakkan hatinya. Setidaknya, kata-kata tersebut kemungkinan besar tidak akan merusak persahabatan kamu.

3. Bukalah mata dan hati

Teman kamu mungkin terkejut mendengar pengakuan cinta. Sekalipun nantinya perasaan cinta terbalas, kamu tetap harus membuka mata dan telinga.

Tarik napas dalam-dalam, dan bukalah mata dan hati selebar mungkin. Dengarkan baik-baik jawaban teman kamu.

Jika ternyata sahabat kamu tidak dapat membalas perasaan kamu, tetap hormati jawaban dia.

Luangkan waktu untuk menentukan bagaimana nasib persahabatan kamu selanjutnya.

Memaksa atau mencoba meyakinkan sang sahabat untuk menerima perasaan kamu tidak akan mendatangkan kebahagiaan untuk kalian berdua. 

Jika si sahabat bingung bagaimana menjawab perasaan kamu, tetap hormati dia. Katakan padanya kamu akan selalu ada jika dia ingin membicarakan hal ini lebih jauh.

Atau mungkin, kamu berdua bisa langsung menapaki hubungan yang lebih jauh dan serius. Siapa tahu?

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/11/30/110000720/jatuh-cinta-pada-sahabat-bukan-kesalahan-lakukan-3-tips-ini

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke