Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tabir Surya atau Kosmetik Mengandung SPF, Mana Lebih Efektif?

JAKARTA, KOMPAS.com - Sinar matahari memberikan efek positif kepada kulit, salah satunya adalah sumber Vitamin D. Namun, paparan sinar matahari berlebihan juga bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan kulit seperti kulit terbakar, penuaan dini, hingga kanker kulit.

Negara tropis seperti Indonesia memiliki indeks ultraviolet yang sangat tinggi. Sehingga idealnya setiap orang menggunakan tabir surya saat beraktivitas.

Seiring berkembangnya teknologi, kini beberapa jenis kosmetik juga memiliki kandungan Sun Protection Factor (SPF) di dalamnya.

Lalu, apakah produk-produk kosmetik yang mengandung SPF sudah cukup untuk menggantikan tabir surya? Jawabannya adalah tidak.

"Sebenarnya tidak bisa karena sunscreen punya bahan aktif," kata Dr. Nana Novia, Sp.KK di Senayan City, beberapa waktu lalu.

Nana menjelaskan, ada dua jenis tabir surya, yaitu physical sunscreen dan chemical atau mineral sunscreen. Keduanya sama-sama memiliki kandungan bahan aktif.

Physical sunscreen mengandung Zinc oxide atau Titanium dioxide, sementara kandungan bahan aktif chemical sunscreen salah satunya adalah Avobenzone yang bisa menyerap sinar ultraviolet dan mentransmisikannya ke dalam bentuk tameng (shield).

"Kalau dengan moisturizer (dan produk kosmetik mengandung SPF) kita tidak bisa pakai shield ini, hanya sebatas pelembap hanya bisa memblok," ucapnya.

Selain itu, angka SPF seperti yang tercantum pada produk (misalnya, SPF 30, 50, dan lainnya) baru akan memberikan perlindungan maksimal jika produk teraplikasikan sempurna ke kulit. Sedangkan produk kosmetik belum tentu menempel secara maksimal ke kulit.

"Sekarang sudah banyak makeup mengandung SPF tapi dia gampang terhapus oleh minyak jadi harus retouch atau dipakai ulang. Alangkah baiknya pakai yang langsung ke kulit," tuturnya.

Agar lebih efektif, Nana juga menyarankan untuk membedakan jenis tabir surya yang dikenakan pada beberapa bagian tubuh.

Bagi laki-laki yang berambut pendek atau botak, misalnya, disarankan pula untuk menggunakan tabir surya pada area kepala menggunakan tabir surya bertekstur lotion.

"Untuk daerah berambut sebaiknya pakai lotion, area yang luas seperti badan bisa pakai krim," ucapnya.

Sementara untuk area wajah disarankan menggunakan tabir surya bertekstur ringan karena kulit wajah cenderung lebih rentan. Terlebih bagi orang-orang berkulit sensitif.

"Untuk wajah karena ada yang alergi, jerawat, jadi sebisa mungkin pilih tabir surya yang formulanya paling ringan," ucap Nana.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/29/072501220/tabir-surya-atau-kosmetik-mengandung-spf-mana-lebih-efektif

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke