Salin Artikel

5 Cara Sederhana Mencegah Demensia

KOMPAS.com - Seiring bertambahnya usia, kita pasti akan mengalami penurunan kualitas kesehatan, terutama kesehatan otak.

Ada begitu banyak penyakit otak yang dapat menyerang orang-orang yang lebih tua (lansia) seperti demensia dan penyakit saraf lainnya termasuk alzheimer, serta parkinson.

Demensia sendiri menjadi penyakit otak yang misterius, progresif dan sampai saat ini belum ada obatnya.

Tetapi, penelitian telah mulai menjelaskan bagaimana risiko pengembangan demensia dapat dikurangi melalui beberapa perubahan gaya hidup sederhana dan dapat dilakukan pada usia berapa pun.

Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut lima cara sederhana mencegah demensia.

1. Diet yang sehat

Mengonsumsi makanan yang tidak sehat — tinggi makanan olahan, lemak jenuh, dan gula sederhana — tidak baik untuk bagian tubuh mana pun.

Untuk mendukung kesehatan otak dan jantung, cobalah menerapkan diet mediterania yang berfokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

"Diet ini dapat meningkatkan kekuatan otak pada lansia," terang seorang ahli saraf di The Ohio State University Wexner Medical Center, Dr Douglas Scharre.

"Selain itu juga terbukti lebih bermanfaat bagi kesehatan karena mampu mencegah diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke, serta mengurangi kelemahan otot pada tulang yang menua," sambung dia.

2. Tidur yang cukup

"Ketika kita tidur di malam hari, [otak] mengambil pengalaman yang kita alami sepanjang hari dan menggabungkannya ke dalam memori," kata Dr Sanjay Gupta, kepala koresponden medis CNN, awal tahun ini.

"Kami belajar bahwa otak terus-menerus melalui 'siklus bilas' ini di malam hari," tambah dia.

Selama waktu itu, penelitian menunjukkan, otak membersihkan "puing-puing" seperti plak dan racun yang dapat menyebabkan demensia.

Para ahli termasuk Gupta dan National Sleep Foundation merekomendasikan agar kita bisa tidur tujuh hingga sembilan jam semalam.

"Jika kita bermimpi di pagi hari tepat sebelum bangun, itu pertanda yang cukup bagus," ungkap Gupta.

"Itu mungkin berarti kita telah menghabiskan cukup banyak malam untuk mengkonsolidasikan ingatan dan menjalani siklus pembilasan," tutur dia.

3. Olahraga secara rutin

Dalam bukunya tentang demensia yang berjudul "Keep Sharp", Gupta menulis bahwa olahraga, baik aerobik maupun nonaerobik (latihan kekuatan) tidak hanya baik untuk tubuh, bahkan lebih baik untuk otak.

"Hubungan antara kebugaran fisik maupun kebugaran otak terlihat sangat jelas, langsung, dan kuat," terangnya.

Para ahli seperti American Heart Association (AHA) juga merekomendasikan setidaknya 150 menit latihan intensitas sedang setiap minggu seperti jalan cepat, bersepeda atau berkebun.

4. Melatih otak

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Juli di jurnal Neurology, para peneliti menemukan bahwa aktivitas yang dapat melatih otak kita sangat baik untuk kesehatan otak.

Misalnya, kita bisa merangsang otak dengan melibatkan pencarian atau pemrosesan informasi seperti membaca, menulis surat, bermain kartu atau permainan papan, dan melakukan teka-teki, yang dapat mencegah  demensia.

Hal ini juga mendukung penelitian lain yang menemukan bahwa menjaga otak kita tertantang dapat membantu membuatnya tetap muda.

"Selain itu, tetap terlibat secara sosial dapat mendukung kesehatan otak," kata Asosiasi Alzheimer.

5. Menghindari atau mengobati sindrom metabolik

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Endocrinology and Metabolism melaporkan bahwa orang dengan sindrom metabolik yang paling parah memiliki risiko hampir tiga kali lipat terkena demensia daripada orang yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Gejala dari sindrom metabolik meliputi tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, trigliserida darah tinggi, kolesterol HDL ("baik") rendah, dan lingkar pinggang besar.

Seseorang yang didiagnosis dengan sindrom metabolik biasanya memenuhi lebih dari tiga kriteria tersebut.

Maka dari itu, mengonsumsi makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan menjaga berat badan yang sehat dapat mencegah terjadinya sindrom metabolik.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/16/135431020/5-cara-sederhana-mencegah-demensia

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.