Salin Artikel

7 Kebiasaan Ini Bikin Kita Jadi Tetangga yang Buruk, Apa Saja?

KOMPAS.com - Menjaga keharmonisan hidup berdampingan dengan tetangga memang bukan hal yang mudah.

Apalagi, jika kita memiliki tetangga yang kerap memicu keributan atau konflik dan sulit untuk mendengarkan saran dari orang lain.

Karena kita tidak ingin memiliki tetangga yang menyebalkan, maka kita juga perlu memastikan bahwa kebiasaan kita di sekitar rumah pun tidak membuat mereka terganggu.

Nah, berikut ini terdapat beberapa kebiasaan yang perlu dihindari karena dapat menjadikan kita sebagai tetangga yang buruk.

1. Mengeluh tentang tetangga kita di media sosial

Beberapa hal yang dilakukan oleh tetangga mungkin bisa memicu kekesalan, tetapi jika insting pertama kita adalah memposting masalah dengan tetangga secara online maka kita adalah tetangga yang buruk.

"Ini sangat pasif-agresif. Jangan bersembunyi di balik keyboard," kata pakar etiket dan pendiri The Protocol School of Texas, Diane Gottsman.

"Jauh lebih baik untuk mencoba dan menyelesaikan situasi secara langsung terlebih dahulu," saran dia.

Apabila masalah tidak bisa diselesaikan secara langsung, pertimbangkan untuk mengadukannya pada pihak berwenang di tempat kita tinggal.

2. Membajak wi-fi tetangga

Teknologi modern membawa masalah modern, dan membajak layanan internet orang lain adalah versi baru menggunakan selang air tetangga untuk menyirami halaman kita.

"Ini mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi tetangga kita membayar untuk layanan itu, peralatan, dan listriknya," ungkap Gottsman.

"Kita tidak hanya memperlambat layanan yang mereka bayar, tetapi juga mencuri," sambung dia.

Selain itu, hal ini juga bisa menjadi masalah keamanan, yang memungkinkan mereka untuk mencuri informasi pribadi kita jika melewati jaringan mereka. Jadi, jangan pernah melakukan ini demi diri kita dan tetangga.

3. Mengabaikan tetangga saat lewat di sekitar rumah

Mungkin sudah menjadi hal biasa untuk menghindari tatapan orang asing ketika berjalan di sekitar rumah.

Tetapi, itu sama sekali berbeda ketika tetangga kita sendiri yang kita abaikan saat kita berpapasan dengan mereka di sekitar rumah.

Pendiri dan direktur Beyond Etiquette, Bonnie Tsai, mengatakan bahwa ini sangat tidak sopan untuk mengabaikan tetangga kita.

"Ini membuat kita tampak arogan atau tidak peduli," terangnya.

Jika sedang tidak ingin terlibat dalam sebuah obrolan, Tsai pun menyarankan kita untuk hanya sekadar menyapa, melambaikan tangan, atau bertukar basa-basi singkat.

"Tidak sopan meninggalkan kotoran anjing atau kucing di area lingkungan umum atau di halaman orang lain," terangnya.

"Ini tidak hanya kasar, tapi juga menjijikkan karena kotoran hewan bisa menularkan penyakit, merusak tanaman atau rumput, dan jujur saja, baunya tidak enak," jelas dia.

Jadi, sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai pemilik hewan peliharaan untuk membersihkannya.

Sebab, meninggalkan tumpukan kotoran jelas berada di urutan teratas dalam daftar kebiasaan pemilik hewan peliharaan yang buruk, yang harus segera dihentikan.

5. Mengotori halaman tetangga dengan daun

Banyak rumah memiliki ruang bersama atau sangat dekat dengan tetangga mereka.

Dan meskipun halaman mungkin tepat di luar pintu, bukan berarti kita bisa menggunakannya tanpa izin tetangga.

"Tidak sopan untuk tidak menghormati batasan tetangga, baik secara fisik atau lainnya," kata Tsai.

Ini termasuk jalan masuk dan pagar. Jadi, pastikan untuk menjaga sisi luar tetap bersih. Bahkan jika itu adalah hal-hal alami seperti daun yang turun dan berserakan di halaman.

6. Mengejek tetangga karena perbedaan

Apakah tetangga kita berbicara bahasa yang berbeda? Makan makanan yang menurut kita aneh? Mempraktikkan agama yang berbeda dan sebagainya?

Terlepas dari apa pun perbedaan itu, perlakukanlah mereka dengan hormat dan baik.

"Sudah menjadi sifat manusia untuk menilai orang lain karena perbedaan, tetapi itu tidak boleh membuat kita jadi pribadi yang kasar dan tidak mau menerima perbedaan," kata Tsai.

"Beri orang lain keuntungan dari keraguan dan jangan membuat asumsi yang tidak kita ketahui tentang mereka," tambah dia.

7. Memberikan saran yang tidak diminta

Apakah menurut kita gaya pengasuhan tetangga terlalu longgar dan mereka membesarkan anak dengan cara yang kurang tepat? Sejujurnya itu bukan urusan kita.

Karena memberikan nasihat kepada tetangga tanpa diminta adalah tindakan yang tidak sopan.

Menurut Tsai, kita harus lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.

"Tidak semua pendapat perlu diutarakan kepada orang lain, terlebih jika itu menyangkut masalah pribadi. Jangan menjadi orang yang selalu ingin memberikan saran tanpa diminta," imbuhnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/15/114103420/7-kebiasaan-ini-bikin-kita-jadi-tetangga-yang-buruk-apa-saja

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.