Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa Itu Lipstik Transferproof?

KOMPAS.com - Lipstik transferproof (transfer-proof) secara garis besar merujuk pada lipstik yang pigmennya tidak menempel atau sedikit menempel ke permukaan benda lain, misalnya masker atau gelas. 

Saat memakai masker, umumnya bibir akan bergesekan dengan bagian dalam masker. Hal ini diperparah dengan keringat dan kelembapan. Alhasil, lipstik pun bisa menempel ke masker, bahkan bergeser hingga ke luar garis bibir sehingga tampak berantakan.

Dilansir dari Glamour n'Glow, Senin (29/1/2024), lipstik transfer-proof bukanlah hal baru karena sudah dimulai sekitar hampir dua dekade lalu oleh brand (merek) Revlon.

Umumnya istilah transfer-proof beriringan dengan istilah long-wearing atau long-lasting, alias tahan lama. Lipstik tersebut tidak akan cepat pudar meskipun dipakai seharian.

"Saat mencari (produk) bibir yang long-wearing, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, tapi yang penting adalah mencari formula yang tidak terlalu mengeringkan," tutur makeup artist Allan Aponte, dikutip dari Women's Health.

Biasanya jenis produk pewarna bibir yang transfer-proof adalah yang memiliki hasil akhir matte atau tidak mengilap. Produk ini bisa dalam bentuk padat dan cair. 

Salah satu lipstik dari brand lokal yang transfer-proof adalah Checkmatte Transferproof Lipstick dari Somethinc, sedangkan yang dalam bentuk lip cream adalah Powerstay Transferproof Matte Lip Cream dari Make Over. 

Sementara itu, untuk brand internasional, ada Maybelline SuperStay Matte Ink Liquid Lipstick.

Meskipun tergolong tahan lama, namun lipstik matte bisa mengeringkan bibir. Dengan demikian, penting untuk mencari lipstik matte yang tetap menghidrasi, serta rutin merawat bibir dengan lip balm dan lip scrub.  

Selain itu, lipstik matte juga cenderung sulit dihapus. Menurut makeup artist Hailey Hoff, biasanya lipstik sejenis yang sulit dihapus adalah yang berupa matte lip stain atau yang berwarna cerah.

"Keduanya punya pigmen yang intens jadi Anda akan lebih memperhatikan residu di bibir dibanding warna matte yang netral," tutur Hoff, dilansir dari Instyle.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, lipstik yang transfer-proof atau transfer resistant pun tidak hanya yang memiliki hasil akhir matte.

Saat ini sudah ada produk pewarna bibir dengan hasil akhir glossy (mengkilap), namun tetap tidak transfer. Jikalau pun transfer hanyalah lapisan glossy-nya atau tergolong minim (minimal transfer). 

Umumnya produk pewarna bibir tersebut berbentuk cair, di antaranya Powerstay Glazed Lock Lip Pigment dari Make Over, Glazedorable Vinyl Stain dari Hanasui, dan Glasting Liquid Lip dari Wardah. Ketiganya merupakan brand lokal.

Aktor peran dan penyanyi asal Amerika Serikat, Zoe Kravitz termasuk senang memakai lipstik merah, termasuk saat pandemi Covid-19 melanda sehingga ia harus memakai masker.

Tipsnya untuk memakai lipstik bebas transfer (transfer-free) di bawah masker adalah dengan memakai masker jenis tertentu. 

"Masker terbaik untuk dipakai adalah masker N95. Masker jenis ini sedikit menonjol ke luar, jadi tidak langsung menempel di bibir Anda," ujar Kravitz, dilansir dari Elle. 

Biasanya Kravitz juga melapisi lipstiknya lagi, lalu membubuhkan sedikit bedak di atasnya agar lebih tahan lama.

Ia juga membingkai bibirnya terlebih dahulu dengan lip liner yang berwarna lebih gelap dari warna lipstiknya, lalu "penuhi" bagian dalam bibir dengan lipstik. 

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/01/29/164500620/apa-itu-lipstik-transferproof-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke