Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 31/05/2023, 06:50 WIB
Felicitas Harmandini

Editor

KOMPAS.com —Kehamilan mengharuskan banyak calon ibu untuk lebih berhati-hati dalam berbagai hal di kehidupan kesehariannya. Termasuk dalam urusan seks.

Tapi, benarkah ibu yang sedang hamil harus menghindari hubungan seks, atau malah harus aktif bercinta?

Ya, seks di masa kehamilan itu aman, terutama di trimester akhir.

Malahan, ibu hamil sangat disarankan untuk melakukannya. Sebab, bercinta pada tiga bulan akhir kehamilan baik untuk kesehatan mental dan hubungan suami-istri.

Baca juga: Berapa Lama Durasi Hubungan Seks yang Ideal?

Bahkan, ada empat alasan khusus mengapa perempuan perlu bercinta ketika hamil:

1. Seks akan meningkatkan ikatan dengan suami

Kehamilan yang terjadi umumnya sangat menguras perhatian dan energi perempuan sehingga suami biasanya merasa ditinggalkan.

Pepper Schwartz, PhD, profesor bidang sosiologi dari University of Washington di Seattle, mengungkap pandangannya. 

"Penting lho, berbagi perhatian fisik sebagai cara untuk mempertahankan bangunan inti dari keluarga barumu."

2. Menemukan posisi-posisi baru

"Misionari", yang menjadi gaya favorit kamu selama ini, tak bisa lagi dilakukan karena perut yang makin membesar.

Kamu bisa mencoba duduk di pinggir ranjang sementara pasangan berlutut atau berdiri, lalu melakukan penetrasi dari depan.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com