Kompas.com - 22/09/2017, 12:34 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

"Makanan ini mengacaukan rasa lapar alami tubuh, yakni sistem kontrol, yang seharusnya bekerja dengan baik saat tubuh mencerna makanan secara perlahan," kata Ludwig.

Tidak seperti lemak sehat dan makanan tinggi serat, karbohidrat sederhana akan membuat sistem pencernaan kita seperti mainan seluncuran, makanan cepat dicerna dan gampang terasa lapar. Tubuh pun dengan cepat melepaskan insulin ke peredaran darah untuk menormalkan lonjakan gula darah.

Insulin akan menangkap gula dan kalori dari makanan ke dalam "lemari penyimpanan" yakni sel lemak. "Hal ini tidak hanya menyebabkan kenaikan berat badan tapi juga mengelabui tubuh untuk percaya kita butuh energi lebih. Kita pun akan merasa lapar lagi," kata Ludwig.

Sayangnya, tidak gampang menghindari rasa lapar, apalagi di era modern ini ini dimana makanan selalu tersedia setiap saat.

"Hanya dengan melihat dan mencium makanan, akan timbul proses di otak untuk memicu lapar. Ini berarti menonton acara TV tentang memasak atau melihat camilan di rak bisa membuat kita ingin makan," kata Lennerz.

Beberapa penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa makanan yang diproses, terutama yang tinggi gula, akan mengaktifkan sistem ganjaran di otak yang setara dengan keinginan merokok, narkoba, dan zat adiktif lainnya.

Lantas, bagaimana agar kita bisa mengendalikan rasa lapar ini? Pertama, mulailah mengurangi makanan yang diproses. Konsumsi lebih banyak makanan mengandung serat. Penelitian juga menunjukkan, melakukan meditasi, olahraga ringan, juga bisa menekan keinginan makan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Time
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.