Kompas.com - 21/11/2017, 21:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com - Mata para penonton fashion show tak lepas memandang Lais Riberio,  model asal Brasil yang membawakan fantasy bra Victoria's Secret pada fashion show yang tahun ini di adakan di Shanghai, China pada 20 November 2017.

Terpilih sebagai model yang memakai fantasy bra adalah kebanggaan bagi para "bidadari" Victoria's Secret selama bertahun-tahun. Desain bra mewah ini akan selalu berubah, sama seperti angel yang membawakannya.

Tahun ini, fantasy bra itu dibuat dengan emas 18 karat yang halus, dihiasi dengan lebih dari 600 karat batu safir berukuran besar, berlian dan topaz berwarna biru. Koleksi puncak tersebut juga dilengkapi dengan ikat pinggang berhiaskan berbagai batuan mulia yang senada dan serasi.

Para ahli bekerja selama 350 jam hanya untuk mendesain bra super mewah tersebut. Para pengawal siaga menjaga lingerie mewah seharga lebih dari 35 miliar ini agar tetap dalam kondisi bagus saat show.

Harga tersebut terbilang cukup mahal hanya untuk sebuah pakaian dalam. Tapi, itu hanyalah jumlah kecil dari total biaya yang dibutuhkan dalam sebuah fashion show tahunan.

Tahun lalu, saat menggelar pertunjukan di Paris, Victoria's Secret menampilkan 51 model, di antaranya Kendall Jenner, Irina Shayk, Joan Smalls dan Hadid bersaudara.

Pertunjukan tersebut menampilkan 82 koleksi dan 43 pasang sayap yang diproduksi dalam waktu 18 bulan.

Tim pendukung pertunjukan tiba di ibu kota Prancis dua minggu sebelum pertunjukan dengan membawa 45 truk yang berisi peralatan dengan keamanan bersenjata lengkap. Juga tak lupa anjing pelacak dan para pengawal.

Seluruh interior Grand Palais yang bersejarah itu ditata sedemikian rupa dengan biaya fantastis. Selain itu, setiap supermodel yang tampil dalam pertunjukan mendapatkan gaji enam digit.

(Baca juga: Inilah Deretan "Bidadari" Victoria Secret pada Fashion Show 2017)

Dilansir dari New York Times, peragaan busana Victoria's Secret ini adalah pertunjukan busana yang paling mahal sepanjang sejarah. Total biaya yang dihabiskan berkisar lebih dari 357 milyar rupiah.

Harga tersebut terbilang fantasti karena lebih dari 100 kali lipat total biaya untuk pertunjukan busana merek lainnya. Tapi, apakah ini adalah sebuah investasi yang layak?

Model Victoria Secret.New York Post Model Victoria Secret.
Promosi besar

Angka yang super besar itu mungkin bisa dibilang layak, dengan asumsi fashion show itu adalah ajang promosi yang hebat.

Bisnis pakaian dalam terbesar ini mencatat penjualan lebih dari 10 miliar dollar AS setiap tahunnya, dengan keuntungan lebih dari 1,5 miliar dollar.

Merek pakaian dalam ini menduduki penjualan terbesar keempat bertepatan dengan pertunjukannya bulan november ini, serta penjualan musiman termasuk pada 'Black Friday' dan Natal.

Keputusan untuk memilih China sebagai tuan rumah fashion show kali ini adalah keputusan cerdas yang dirancang untuk meningkatkan angka penjualan di negeri tirai bambu tersebut. Pasar pakaian dalam mewah di negeri ini memang menggiurkan, bernilai lebih dari 22,5 milar rupiah.

Biaya fantastis yang dihabiskan untuk satu kali fashion show tersebut meliputi biaya penata rambut, penjaga keamanan, gaji supermodel, dan hal lain yang diperlukan.

Ini soal gaya hidup. Lingerie ini menjual mimpi sebagian besar wanita untuk tampil seksi bak para 'bidadari' yang berlenggak-lenggok mengenakan pakaian dalam super mewah tersebut.

Selain itu, pertunjukan ini tidak sekadar menjual pakaian dalam. Tapi, juga merek.

"Saat Anda tertarik dengan sebuah produk, maka Anda harus menjualnya lebih dari sekedar pakaian dalam berbahan katun," papar Bridget Weishaar, seorang analis pakaian.

Apa yang dikatakan Bridget Weishaar tersebut bermakna bahwa produk yang kita jual harus memberi akses pada gaya hidup yang berbeda. "Ini yang membuat sebuah produk tampil 'seksi' dan menyenangkan," paparnya.

 

fashion show Victoria Secret 2017 fashion show Victoria Secret 2017

Menghasilkan uang dengan uang

Dilansir dari Forbes, Sharon Turney, Presiden dan CEO Victoria Secret, mengatakan bahwa rincian biaya yang telah dipaparkan tersebut benar adanya.

"Ini tidak sebanyak yang Anda pikirkan. Hasilnya akan kembali sebesar lima kali lipat," ucapnya.

Pertunjukan Victoria's Secret tersebut telah menandatangai kerjasama denga berbagai stasiun televisi, di antaranya CBS di Amerika dan channel 9 di Australia.

CBS telah membayar lebih dari 1,3 milyar dollar untuk hak menyiarkan pertunjukan tersebut. Selain itu, siaran di CBS menghadirkan lebih dari 500 juta penonton dari 158 negara di seluruh dunia.

Bahkan, iklan berdurasi 30 detik selama acara berlangsung dapat menghabiskan biaya lebih dari 3 milyar rupiah.

Tiket untuk pertunjukan dihargai paling tidak 250 juta rupiah, belum termasuk ongkos perjalanan dan akomodasi. Tiket itu pun hanya akan memberi Anda kesempatan untuk duduk maksimal di barisan ketiga.

Biasanya, barisan terdepan saat acara disiapkan untuk tamu kehormatan, selebriti dan daftar utama dari kekasih atau keluarga para model Victoria's Secret (termasuk didalamnya Adam levine, Suami dari behati Prinsloo).

Selain itu, Victoria's Secret juga mendapatkan keuntungan dari sponsorship. Tahun 2015, terdapat enam merek, termasuk Swarosvski dan Fujifilm, membayar hingga lebih dari empat ratus juta rupiah hanya untuk menjadi sposor acara pertunjukan Brand pakaian dalam AS ini.

Pada pertunjukan tahun lalu, follower Instagram para model yang terlibat dalam pertunjukan meningkat hingga 164 juta.

Itulah alasan mengapa pertunjukan ini mengahbiskan biaya yang begitu fantastis. Ada banyak bola mata yang tertuju pada pakaian dalam tersebut.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber nypost.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.