Kompas.com - 02/12/2017, 22:23 WIB
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Pria yang memiliki penghasilan di atas rata-rata diatas cenderung lebih mungkin selingkuh.

Menurut data yang dikumpulkan oleh IllicitEncounters.com, situs kencan terkemuka di Inggris untuk orang-orang yang sudah menikah, jumlah profesional kota yang mencari cinta terlarang secara online telah meningkat 8 persen dari tahun ke tahun.

Penelitian mereka juga menemukan bahwa 45 persen pengguna situs mereka berselingkuh dengan rekan kerjanyaa.

Situs ini melakukan serangkaian survei terhadap 600 anggotanya dan menemukan bahwa 29 persen mereka yang berselingkuh memiliki jam kerja selama 60 jam seminggu, 34 persen bekerja 40 jam seminggu dan 20 persen bekerja sampai 80 jam seminggu.

Mereka rata-rata memiliki pendapatan di atas 8 ratus juta rupiah per tahun, atau di atas rata-rata pendapatan pria lain di Inggris.

Data situs tersebut juga mengungkapkan bahwa 60.000 anggotanya adalah profesional di bidang keuangan dan 65 persen di antaranya berjenis kelamin laki-laki.

"Orang sukses biasanya terlahir sebagai pekerja keras," papar juru bicara situs tersebut, Christian Grant.

"Mereka hidup dan bernapas untuk karir mereka, bekerja dalam waktu yang lama, dan menghargai karir mereka di atas segalanya. Itu berarti bahwa hubungan dengan orang yang dicintai seringkali terkesampingkan," tambahnya.

Namun, Christian Grant juga mengatakan bahwa orang-orang kaya juga memiliki sisi manusiawi. Mereka juga menginginkan hubungan fisik.

Sayangnya, saat mereka kembali ke rumah, mereka kebanyakan menemukan pasangannya telah tertidur lelap. Inilah yang bisa memicu perselingkuhan

Christian Grant mengungkapkan bahwa kebanyakan pengguna situs mereka tertarik karena situs itu memang dibuat untuk mereka yang mencari selingkuhan, sehingga tidak ada keharusan untuk melibatkan emosi dari hubungan yang terjadi.

"Bisa dikatakan, hubungan yang terjadi adalah soal fisik semata. Ini tawaran yang fleksibel, ideal, dan menarik bagai para pria, sehingga tidak mengherankan jika situs ini banyak dikunjungi," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.