Kompas.com - 06/12/2017, 09:47 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Jika Anda ada dalam posisi ini, segera cari bantuan dan laporkan tindakan pelaku pada pihak yang berwenang. Baik itu manajer HRD, kepala sekolah, kepolisian, dan lainnya.

5. Ancaman atau godaan terselubung

Pelaku bisa menggunakan ancaman untuk membujuk calon korbannya. Misalnya mengancam akan menghancurkan karier atau reputasi korban jika menolak ajakannya. Bisa juga sebaliknya, pelaku menggunakan godaan demi mendapatkan wanita tersebut, misalnya menjanjikan kenaikan jabatan atau nilai ujian yang tinggi.

6. Minta korban untuk melakukan hal yang sepele dulu

Salah satu cara klasik untuk memanipulasi korban pelecehan seksual adalah dengan memintanya melakukan hal-hal yang terkesan sepele terlebih dahulu. Sebagai contoh, pelaku meminta korban untuk memijat bahunya. Bila korban bersedia, lama-lama pelaku akan meminta korban untuk memijat bagian tubuhnya yang lain, seperti di area kelamin.

Karena tadinya korban sudah terlanjur menyetujui permintaan awal pelaku, akan sulit baginya untuk menolak permintaan selanjutnya dengan tegas.

Perlu diingat bahwa pelaku pelecehan seksual bisa melakukan cara apapun agar tujuannya terpenuhi.

Sebenarnya masih ada ratusan trik lain yang bisa dilakukan seorang pelaku pelecehan seksual untuk melancarkan aksinya. Karena itu, setiap kali Anda merasa tidak nyaman atau tidak aman, segera menyingkir dari situasi tersebut dan cari bantuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.