Kompas.com - 09/01/2018, 05:38 WIB
Ilustrasi anak yang orangtuanya bertengkar vadimguzhvaIlustrasi anak yang orangtuanya bertengkar
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Perceraian adalah hal yang sebisa mungkin dihindari oleh pasangan yang sudah menikah. Namun terkadang perbedaan pendapat tidak juga menemukan titik terang, bukan semakin membaik, hubungan pun semakin memburuk. Hingga akhirnya perceraian menjadi satu-satunya jalan yang bisa dilakukan.

Tidak hanya harus menghadapi persidangan, Anda mungkin juga perlu sembuh dari luka. Tapi ada satu lagi yang perlu Anda hadapi, menjelaskan pada orang terdekat, termasuk pada anak-anak Anda.

Menjelaskan pada anak-anak tentu tidak mudah, Anda harus menyaring kata-kata yang tepat tanpa terlihat saling menyalahkan. Mungkin anak-anak juga akan mengajukan pertanyaan tentang perpisahan Anda dan pasangan. Berikut ini pertanyaan anak saat orang orangtua bercerai yang perlu Anda antisipasi.

Tentunya anak-anak akan menanyakan hal berbeda-beda tergantung pada umur mereka. Saat Anda menjelaskan pada anak berusia 5 tahun, mungkin pertanyaan yang diajukan tidak terlalu mengarah pada permasalahan Anda dengan pasangan. Namun, menjelaskan pada anak usia 5 tahun akan sedikit sulit, sebab Anda harus membuatnya mengerti tanpa menceritakan banyak detil.

Berbeda juga menjelaskan perceraian pada anak remaja, ia mungkin akan mengajukan pertanyaan yang sulit. Remaja cenderung memiliki rasa penasaran yang besar, di sini Anda harus berhati-hati dalam menjelaskan. Berikut ini berbagai pertanyaan anak saat orangtua bercerai:

1. “Apa artinya bercerai?”

Anak 3 sampai 7 tahun mungkin tidak akan mengerti saat Anda menjelaskan perpisahan atau perceraian dengan pasangan. Saat terlontar pertanyaan ini dari anak, mungkin jawaban paling sederhana yang bisa Anda utarakan adalah, “Ibu dan ayah tidak lagi tinggal bersama, tapi kami tetaplah orangtua yang menyayangimu sepenuh hati.” Anak Anda mungkin tidak langsung mengerti, bahkan ia akan mencari tahu tentang perceraian di sekolahnya, bertanya pada teman atau guru di sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bayangan perceraian pada anak tentu berbeda, ia merasa saat salah satu orangtuanya memutuskan pergi berarti tidak lagi menyayanginya. Belum lagi kecemburuan melihat temannya memiliki orangtua yang utuh. Kadang pertanyaan tentang perpisahan pun datang berulang-ulang.

Perceraian memang tidak mudah untuk Anda, tapi pastikan anak Anda tahu bahwa ia akan tetap dicintai. Baik Anda dan mantan pasangan akan tetap berbagi waktu bersamanya. Ceritakan juga orang-orang atau keluarga terdekat yang menyayanginya.

2. “Kenapa kalian bercerai?”

Halaman:


Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.