Lebih Sehat Mana: Mandi Air Panas Atau Air Dingin?

Kompas.com - 19/03/2018, 17:17 WIB
Ilustrasi mandi Art-Of-PhotoIlustrasi mandi
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mandi dan membersihkan diri adalah kebutuhan sehari-hari yang memberikan begitu banyak manfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, ternyata mandi dengan suhu yang berbeda akan memberikan dampak yang berbeda pula bagi kita.

Hal ini menjadi perdebatan soal mana yang lebih sehat, mandi air panas atau air dingin?

Sebenarnya, baik mandi air panas dan air dingin sama-sama berkhasiat bagi kesehatan. Menurut para ahli kesehatan, tidak ada satu anjuran yang paling benar.

Namun, karena khasiatnya yang berbeda, kita pun bisa menyesuaikan sendiri mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Untuk membantu menentukan pilihan, simak kelebihan dan kekurangan mandi air panas atau air dingin berikut ini.

Mandi air panas

Kalau kamu suka mandi air panas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Misalnya suhu air yang dipakai mandi. Menurut spesialis kulit, dr. Melissa Piliang, sebaiknya suhu air saat mandi tidak lebih tinggi dari 44 derajat Celsius.

Selain itu, jika kamu mandi dengan air panas dengan suhu tersebut, hindari mandi terlalu lama. Mandi air panas selama 5-10 menit sudah bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Baca juga : 5 Kesalahan Mandi yang Sering Dilakukan Pria

Manfaat mandi air panas

Jika kamu mandi dengan air panas sesuai anjuran yang telah disebutkan sebelumnya, kamu akan merasakan beberapa manfaat seperti di bawah ini.

  • Melancarkan peredaran darah, apalagi jika mandi di bawah pancuran dengan tekanan air yang stabil. Berdiri di bawah pancuran selama lima menit bisa semakin memperlancar sirkulasi pada arteri dan pembuluh darah.
  • Melemaskan otot-otot yang tegang, kaku, dan nyeri. Sambil menikmati mandi air panas, kamu bisa sambil menggerak-gerakkan leher, pundak, pinggang, atau bagian tubuh lain yang sedang terasa kaku. Kamu juga boleh sambil memijat ringan tubuh, misalnya pada lengan atau kaki. Kalau punya pancuran, berdirilah di bawahnya selama kira-kira 10 menit. Tekanan air dari pancuran berfungsi sebagai pemijat alami yang ampuh meredakan otot yang nyeri dan kaku.
  • Mengurangi stres dan cemas. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Inggris pada tahun 2002 menguak bahwa air panas bisa merangsang otak untuk memproduksi hormon oksitosin. Hormon ini bertanggung jawab untuk membuat kita merasa lebih senang dan positif.
  • Mencegah insomnia dan gangguan tidur. Bagi yang sulit tidur karena insomnia atau memiliki gangguan tidur tertentu, silakan mencoba mandi air panas sebelum tidur. Kamu pun akan merasa lebih tenang dan tidur lebih berkualitas.

Risiko mandi air panas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X