Kompas.com - 09/05/2018, 18:56 WIB
Seorang pengunjung tengah mengambil foto salah satu instalasi karya seniman Yayoi Kusama di Museum Macan, Selasa (8/5/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSeorang pengunjung tengah mengambil foto salah satu instalasi karya seniman Yayoi Kusama di Museum Macan, Selasa (8/5/2018).
|
Editor Wisnubrata

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf berharap Museum Macan bisa menjadi pemicu museum-museum atau event-event seni lainnya agar bisa menarik berbagai lapisan masyarakat.

"Seperti Java Jazz dulu, tidak semua orang mengerti jazz. Tapi dibuat suasananya kekinian. Di sini juga pengenalan seni dilakukan melalui cara-cara yang lebih dekat sama mereka anak muda," ujar Triawan.

Beberapa hal menurut Triawan perlu dicontoh oleh museum lainnya. Di antaranya pengelolaan tempat yang lebih profesional, promosi yang lebih gencar, hingga tempat penyimpanan karya seni yang memadai.

Ia berjanji, jika kondisi keuangan negara sudah membaik, maka pemerintah akan lebih agresif memaksimalkan lebih banyak gagasan di dunia seni.

"Sebetulnya setiap tempat, apakah galeri, museum atau apapun kalau dijalankan secara profesional dengan kesungguhan hati, pasti bisa. Dan harusnya kita mampu," ucap Triawan.

Rancangan arsitek asal London

Pihak pengelola Museum Macan tidak dengan sengaja membuat museum tersebut menjadi tempat yang 'Instagramable'.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, Ketua Yayasan Museum Macan, Fanessa Adikoesoemo menjelaskan bahwa Museum Macan dirancang oleh arsitek asal London, Inggris sehingga memiliki nuansa yang berbeda dengan museum-museum di Indonesia pada umumnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X