Kompas.com - 16/07/2018, 17:30 WIB

Kotoran tungau, khususnya, adalah penyebab alergi tertinggi.

Baca juga: Alergi Telur? Ini 3 Resep Kue Kering Tanpa Telur

2. Memperparah asma

Noah Siegel, M.D, seorang dokter tidur bersertifikat di Harvard, mengatakan orang yang menderita alergi debu atau asma dapat mengalami penyumbatan hidung dan masalah pada saluran napas.

"Asma bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh dan cenderung terjadi di sore dan malam hari," paparnya.

Ritme sirkadian adalah proses biologis yang menunjukkan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam.

Menurut Cynthia Bodkin, selaku ahli pengobatan masalah tidur, kasur berusia tua bisa memperparah kondisi asma.

"Tidur di kasur lama tidak langsung menyebabkan asma di malam hari. Tapi, bisa memperburuk gejala asma bagi penderitanya," ucap Bodkin.

Baca juga: Bagaimana Mencegah Serangan Asma?

3. Munculnya jamur di kasur

Setelah berusia delapan tahun, bobot kasur akan bertambahn karena penumpukan debu, sel kulit mati dan keringat.

Menurut Siegel, kelembaban dan keringat dapat menyebabkan tumbuhnya jamur di kasur yang menyebabkan alergi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.