Kompas.com - 27/09/2018, 09:06 WIB
Ilustrasi berhenti merokok MarcBruxelleIlustrasi berhenti merokok
Editor Wisnubrata

1. Olahraga mengurangi efek nikotin pada otak

Nikotin adalah zat yang ditemukan dalam tembakau. Efek candunya bisa sama kuat seperti heroin atau kokain. Nikotin juga berperan menekan mood depresan dengan memengaruhi aliran antara sel saraf. Faktanya, nikotin dari asap rokok bisa mencapai otak lebih cepat ketimbang obat-obatan yang disuntikkan lewat pembuluh darah.

Sebuah studi tahun 2017 yang meneliti sekelompok tikus yang dipapar nikotin selama dua minggu menunjukkan bahwa kadar nikotin dalam otak mengalami penurunan drastis setelah mereka dibuat rutin berlari dalam roda putar dalam kurun waktu 2 hingga 24 jam.

Hasil studi ini juga menunjukan tikus yang rutin beraktivitas fisik cenderung lebih jarang menunjukkan gejala ketagihan nikotin, dan jika muncul efeknya jadi lebih ringan, dibandingkan dengan tikus yang tidak beraktivitas fisik.

2. Mengatasi lapar berlebih

Perokok biasanya lebih tahan lapar atau cepat kenyang. Selain karena efek racunnya mengacaukan produksi hormon lapar ghrelin dan asam lambung, sebagian asap yang masuk ke dalam tubuh “tertelan” oleh perut sehingga membuat perut terasa kembung dan lebih penuh.

Nah ketika seseorang berhenti merokok, produksi hormon tubuh akan kembali teratur dan lambung tidak akan lagi mengembang karena terisi gas (asap rokok). Itu kenapa berhenti merokok bisa membuat kita lebih lapar dan berat badan naik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Guna mengatasinya, olahraga rutin dapat mengendalikan sekresi hormon ghrelin yang memicu rasa lapar.

3. Mengatasi stres dan kecemasan akibat berhenti merokok

Rokok sering dianggap sebagai penghilang stres. Namun nyatanya, racun rokok justru akan menjadi radikal bebas dalam tubuh yang dapat memicu respon stres, baik secara emosional maupun fisik.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.