Trik Tumpuk Perhiasan Agar Tak Terlihat “Norak”

Kompas.com - 24/10/2018, 20:00 WIB
Koleksi Wanda House of Jewels x HOWA House of Wanda Alva yang ditampilkan di panggung Objects of Desire  jewellery show di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (24/10/2018).Dok. Plaza Indonesia Koleksi Wanda House of Jewels x HOWA House of Wanda Alva yang ditampilkan di panggung Objects of Desire jewellery show di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Perhiasan saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bahkan, bagi sebagian kalangan, perhiasan dinilai mampu menjadi penyempurna penampilan.

Namun, tak jarang yang ragu dalam memadupadankan perhiasan. Apalagi, untuk menumpuk alias menggunakan beberapa perhiasan dalam satu kesempatan.

Padahal, ada trik yang bisa kamu lakukan agar penggunaan perhiasan tidak tampak norak dan berlebihan.

Label perhiasan mewah Wanda House of Jewels bersama dengan House of Wanda & Alva, -misalnya, berusaha membawakan teknik “stacking” atau tumpuk perhiasan.

Tampilan itu disuguhkan dalam pertunjukan koleksi busana kolaborasi dalam gelaran Objects of Desire Jewellery Show Plaza Indonesia, Selasa (23/10/2018).

Baca juga: Mengintip Perhiasan Mewah di Objects of Desire Plaza Indonesia

Celebrity stylist Alva Susilo menjelaskan, teknik stacking adalah cara menumpuk perhiasan dengan proporsi yang tepat.

Sehingga, alih-alih terlihat berlebihan, penumpukan tersebut justru nampak mempercantik penampilan seseorang.

“Misalnya perpaduan cincin, kita ingin pakai dua atau tiga cincin di kiri dan kanan lakukanlah dengan proporsi yang tepat,” kata Alva.

Teknik stacking juga tak berarti hanya bisa dipadukan dengan busana yang sederhana.

Menurut dia, penggunaan perhiasan secara bertumpuk juga bisa dilakukan meskipun baju yang digunakan sudah cukup ramai dan berkilau, seperti evening gown.

Baca juga: Kembalinya Kalung Choker, Kali Ini Lebih Mewah

Kuncinya adalah memahami perpaduan siluet dan teknik padupadan yang tepat. Misalnya, mempertimbangkan jenis, ukuran, dan warna perhiasan.

“Kalau berlian, padukan dengan berlian yang sama. Jangan dengan aksesori imitasi atau yang warnanya jauh berbeda seperti hitam dengan silver,” kata Alva.

Ukuran perhiasan yang dipadukan juga disarankan tidak terlalu berbeda jauh alias “jomplang”.

Misalnya, ketika salah satu perhiasan berukuran terlalu besar dan perhiasan lainnya berukurang terlalu kecil.

Peletakan perhiasan juga harus tampak seimbang pada sisi kanan dan kiri.

Baca juga: Aksesoris Kepala dan Kalung Untuk Madonna Dikerjakan Selama 4 Hari

“Kalau bisa menemukan yang cocok, stacking-nya akan terlihat manis,” tutur Alva.

Alva menambahkan, teknik stacking saat ini masih belum banyak diaplikasikan untuk penggunaan perhiasan.

Teknik tersebut cenderung diaplikasikan bagi mereka yang menggunakan aksesori.

Padahal, perpaduan teknik stacking yang tepat dan busana yang cantik akan membuat penampilan semakin sempurna.

“Pilihlah sesuatu yang tidak terlalu melebihkan tampilan lain, tapi mengimbangi. Jewelry dan fashion harus selaras dan saling melengkapi,” ucap dia.

Baca juga: Kalung yang Dikenakan pada Oscar 2015 Ini Seharga Rp 17,5 Miliar!



Close Ads X