Kompas.com - 14/11/2018, 07:59 WIB

Saling mengingatkan dan meluruskan dalam bersikap tidak hanya berlaku dari ayah kepada anak. Sebab adakalanya, Alam yang mengingatkan dan meluruskan Ganjar.

Ganjar pun mengaku tidak pernah tersinggung. Justru dia melihat bahwa anaknya cerdas dan tidak seperti saat ia kecil dulu.

“Cara dia mengingatkan tentu dengan batas-batas kesopanan dan penghormatan antara ayah dan anak."

"Kadang kalau diingatkan Alam, saya kaget dan baru menyadari bahwa anak saya sudah besar. Anakku wis gedhe, wong tuwone ojo neko-neko (anak saya sudah besar, orangtua tidak boleh macam-macam),” tutup Ganjar sambil tertawa.

Baca juga: Sejarah Hari Ayah Nasional, Berawal dari Peringatan Hari Ibu

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kawan-kawan tuna rungu menari di acara pembukaan #festivalham2018 di Wonosobo. Keren ya?

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo) on Nov 12, 2018 at 9:07pm PST

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.