Sandra Dewi Tak Ragu Hapus Komentar "Nyinyir" Warganet Tentang Anaknya

Kompas.com - 20/12/2018, 05:05 WIB
Aktris Sandra Dewi pada acara perayaan hari ibu bersama Mothercare di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraAktris Sandra Dewi pada acara perayaan hari ibu bersama Mothercare di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah bergelut di dunia hiburan selama belasan tahun membuat aktris Sandra Dewi tak lagi memusingkan segala komentar di media sosialnya.

Termasuk untuk menghadapi berbagai komentar pada unggahan foto putranya, Raphael Moeis.

Raphael pun kini sudah dibuatkan akun Instagram sendiri, @raphaelmoeis, dan sudah diikuti lebih dari 580 ribu akun.

Akun tersebut cukup aktif membagikan foto dan video dengan lebih dari 390 unggahan.

Sandra menambahkan, kritik membangun akan dijadikannya masukan. Namun, ia tak segan menghapus komentar-komentar negatif warganet yang dianggap berlebihan terhadap putranya.

Pemeran film Quickie Express itu pun cukup rajin memantau kolom komentar Instagram tersebut setiap hari.

"Instagram gue adalah hak gue, jadi kalau (komentarnya) sudah gimana banget aku delete. Setiap malam aku baca dan delete," kata Sandra pada acara perayaan hari ibu bersama Mothercare di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Potret kebersamaan aktris Sandra Dewi bersama putranya, Raphael Moeis yang diunggah ke akun Instagram @raphaelmoeis.Instagram @raphaelmoeis Potret kebersamaan aktris Sandra Dewi bersama putranya, Raphael Moeis yang diunggah ke akun Instagram @raphaelmoeis.
Namun, ia bersyukur karena mayoritas komentar di Instagram dirinya dan putranya bernada positif. Hanya saja, beberapa orang kerap menanyakan Sandra yang membiarkan buah hatinya main kotor-kotoran.

Padahal, Sandra pribadi memang membebaskan anaknya bebas bermain di luar ruangan. Seperti di rumput atau taman bermain. Menurutnya, situasi tersebut mirip dengan masa kecilnya.

"Saya membebaskan anak saya main di luar tapi banyak yang protes, nanti ini itu. Memang saat pulang ke rumah seringkali repot. Tapi saya pikir waktu kecil saya juga main di luar," ucap perempuan kelahiran Pangkal Pinang itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X