Dua Coffee, Kedai Kopi Pertama Asal Indonesia di Washington DC

Kompas.com - 22/01/2019, 17:48 WIB
Kedai kopi Dua Coffee Dua CoffeeKedai kopi Dua Coffee


KOMPAS.com - Dalam lima tahun terakhir di Indonesia, beragam kedai kopi tumbuh bak jamur di musim hujan.

Saking banyaknya, keberadaan kedai kopi --terutama di kota-kota besar, nyaris dapat ditemukan di tiap sudut kota.

Tak ayal masing-masing coffeeshop harus terus memoles diri demi memikat konsumen.

Jika ada yang sibuk berkutat menguatkan pasar lokal, ada pula yang sudah merambah internasional. Salah satunya Dua Coffee.

Baca juga: Lebih dari Separuh Kopi Dunia Terancam Punah

Kedai kopi di bilangan Cipete ini bersiap membuka cabang kedua di Washington DC, Amerika Serikat pada Februari 2019 mendatang.

Co-owner Dua Coffee Omar Karim Prawiranegara mengungkapkan, kesempatan membawa Dua Coffee ke kancah internasional adalah hal yang tak terduga.

Kesempatan ini bermula saat Dua Coffee diajak Kementerian Pariwisata RI untuk mendukung pariwisata Indonesia di ajang New York Travel Fair, untuk segmen kopi.

Tak diduga, cerita Omar, pengunjung begitu antusias dengan sajian biji kopi yang dibawa Dua Coffee.

Dari ajang itu, Dua Coffee juga bertemu dengan kantor berita VOA dan diajak ke Washington DC.

Kedai kopi Dua CoffeeDua Coffee Kedai kopi Dua Coffee

"Nah, setelah ke sana, kami tahu belum ada kedai kopi lokal (asli Indonesia) berdiri di Washington DC."

"Akhirnya kami putuskan untuk buka di sana," kata Omar saat konferensi pers A Cup of Moka, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Alasan Omar bukan itu semata, melainkan dia mengaku melihat potensi bisnis menjanjikan, di mana konsumen kopi di AS sangat tertarik dengan kopi dari Indonesia.

Baca juga: 3 Manfaat Minum Kopi untuk Kesehatan Otak

Selain itu, ia juga memiliki misi untuk lebih mengenalkan kopi Indonesia di dunia.

Saat ini, menurut pria lulusan Universitas Padjadjaran Bandung itu, konsumen di AS hanya mengetahui kopi Indonesia dari Sumatera, padahal Indonesia punya ragam kopi.

"Kami ingin dunia lebih tahu lagi macam-macam kopi Indonesia, di mana masing-masing memiliki rasa dan keunikannya," ungkap pria kelahiran tahun 1985 ini.

Omar menambahkan, Dua Coffee di AS akan menyediakan 60 persen biji kopi dari Indonesia, sisanya dari berbagai macam negara, seperti Columbia dan Ethiopia.

Hal ini dilakukan lantaran Dua Coffee ingin konsumen AS beradaptasi secara perlahan.

Usaha lain dari Dua Coffee dalam mengenalkan Indonesia adalah dengan memakai cup bermotif batik Megamendung, Cirebon.

Menurut Omar, konsumen di AS suka dengan cerita-cerita di balik satu produk.

Cup bermotif Megamendung adalah bagian dari upaya menarik konsumen ke kedai kopi Dua Coffee yang berjarak hanya dua blok dari Gedung Putih.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X