Kompas.com - 22/03/2019, 08:08 WIB
Presenter Sophie Navita ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPresenter Sophie Navita ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2019).
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah sekitar lima hingga enam tahun terakhir presenter Sophie Navita rajin berpuasa. Puasa yang dilakukan Sophie bukan dalam arti religi, namun lebih kepada kontrol diri.

Kebiasaan ini dilakukan Sophie sudah sejak sebelum dirinya dan suami pindah tempat tinggal ke Bali.

"Lebih ke spiritual. Mengontrol, menahan. Jadi kan kita sadar, akhirnya jadi berdoa atau ambil buku lalu baca. Akhirnya daripada dikit-dikit socmed. Itu semua akan menular. Efek domino kok, bisa nahan satu, otak sekalian nahan yang lainnya," kata Sophie saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

Sophie memiliki pola puasanya sendiri. Agar tidak bosan, pola puasa diganti sesuai dengan kebutuhan saat itu.

Misalnya, puasa dalam bentuk pantangan makan cokelat. Hal itu dilakukan karena Sophie sangat doyan cokelat dan sulit untuk diminta tidak makan cokelat.

Pola lainnya adalah pembatasan berdasarkan jam. Namun, Sophie menolak jika pola ini disebut intermittent fasting seperti pola makan yang banyak dibincangkan beberapa waktu ini.

"Kalau aku misal minggu ini puasa enggak makan sampai jam 3 sore, tapi minum. Jam 4-5 sore sudah makan, malam enggak makan lagi karena sudah kenyang. Pola seperti itu seminggu, misalnya," kata istri Pongki Barata itu.

Menjalani puasa membuatnya lebih bisa menerima kehidupan yang kini dijalani. Apalagi Sophie saat ini sudah menjadi ibu rumah tangga penuh.

Menurutnya, beban sebagai ibu rumah tangga jauh lebih besar ketimbang ketika dirinya bekerja penuh di dunia hiburan.

"Yang biasanya saya dandan, naik panggung, ditepukin orang, ada kamera-handphone, banyak yang mau dengar pendapat saya. Ibu rumah tangga kan enggak. Siapa yang mau dengar? Ngomel sendiri. Cucian belum beres. Justru lebih besar."

"Nah gimana caranya supaya menekan ego itu enggak keluar, emang lo siapa harus difotoin, ditepukin terus. Everybody is just the same, sebetulnya."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.