Arti Kebiasaan Pangeran Harry Mainkan Cincin Pernikahan

Kompas.com - 19/04/2019, 18:00 WIB
Meghan mengenakan sneakers Veja saat bersama pangeran Harry ke Sydney, AustraliaShutterstock Meghan mengenakan sneakers Veja saat bersama pangeran Harry ke Sydney, Australia

KOMPAS.com - Sejak menikah, Pangeran Harry memilih memakai cincin pernikahannya setiap hari. Hal ini berbeda dengan kebanyakan pria, termasuk kakaknya Pangeran William, yang tidak memakai cincin pernikahannya.

Yang menarik dari Pangeran Harry, ia punya kebiasaan ketika memainkan cincin yang dipakainya.

Pakar bahasa tubuh Darren Stanton mengklaim ini adalah kebiasaan yang diambil Harry dari ayahnya, Pangeran Charles.

Dengan menganalisis bahasa tubuh Pangeran Harry saat berada di The National History Museum Planet, London, pada tanggal 4 April 2019, Darren menemukan isyarat khusus yang terdapat dari gaya bahasa tubuh tersebut.

"Beberapa orang bisa berargumen dia tampaknya bermain-main dengan jari manisnya. Namun, kebiasaan itu menunjukkan mereka merasa tidak percaya diri," kata Darren.

Sementara itu, pakar bahasa tubuh Judi james, menyebut para suami biasanya sedang merasa kehilangan sang istri ketika ia memainkan cincin pernikahannya.

Baca juga: Rahasia Meghan Markle dan Pangeran Harry soal Kelahiran Anak Mereka

Namun dalam kasus Pangeran Harry, ia memainkan jarinya sebagai "ritual" untuk menghibur diri ketika berada bawah tekanan atau kesepian.

“Ini memungkinkan dia untuk membuat penghalang dengan tangannya tetapi dengan mencari cincin pernikahannya untuk disentuh dan dimainkan, ini menunjukkan dia kehilangan dukungan istrinya di sini," ucapnya. 

Menurutnya, gerakan tersebut akan memiliki makna yang berbeda jika cincin itu ditarik ke atas dan ke bawah jari, yang menandakan adanya keretakan atau potensi perceraian.

Tak seperti wanita, masih sedikit pria yang memakai cincin pernikahannya. Namun, sejak abad ke 20, pria memakai cincin pernikahan telah menjadi tren.

Baca juga: Alasan Suami yang Tak Mau Pakai Cincin Kawin

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X