7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Kompas.com - 16/05/2019, 16:45 WIB
ilustrasi sakit tenggorokanshutterstock ilustrasi sakit tenggorokan


KOMPAS.com - Ketika menjalani ibadah puasa, daya tahan tubuh bisa menurun sehingga kita lebih rentan diserang virus dan bakteri. Kita pun mungkin saja mengalami radang tenggorokan akibat infeksi bakteri.

Lantas apa saja yang harus dilakukan agar puasa tetap lancar meski sedang radang tenggorokan?

Pada dasarnya radang tenggorokan bukanlah jenis infeksi serius. Penyakit ini akan sembuh dalam waktu kira-kira seminggu.

Namun, dalam beberapa kasus penyakit radang tenggorokan bisa menimbulkan komplikasi yang cukup mengkhawatirkan. Apalagi bagi mengidap penyakit yang menyerang kekebalan tubuh misalnya HIV/AIDS atau kanker.

Kamu juga sebaiknya langsung periksa ke dokter kalau radang tak sembuh meski sudah beberapa minggu, demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, sulit menelan atau bernapas, mengeces, atau suara hilang.

Tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing, kita sebenarnya masih bisa menjalani puasa saat radang tenggorokan.

Namun, perhatikan baik-baik panduan berikut ini agar puasa tetap lancar dan penyakit radang tenggorokan bisa cepat sembuh.

1. Bernapas lewat hidung, jangan lewat mulut

Selama berpuasa, jangan bernapas lewat mulut. Bernapas lewat mulut akan membuat tenggorokan semakin kering dan terasa sakit.

Namun bila sedang pilek, mungkin secara tak sadar kamu bernapas lewat mulut karena hidung tersumbat. Maka, pastikan selalu bernapas dari hidung.

2. Pakai masker dan kurangi bicara

Seperti halnya bernapas lewat mulut, banyak berbicara juga akan membuat tenggorokan semakin terasa kering. Ini lantaran saat berbicara udara dan berbagai partikel asing seperti debu akan masuk ke tenggorokan lewat mulut.

Halaman:


Sumber

Close Ads X