Kompas.com - 24/05/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

2. Ketahui emosional anak

Pahami bahwa menjadi model anak berarti harus luwes berinteraksi dengan kamera dengan orang-orang dewasa, serta anak-anak lain dengan wajah yang penuh keceriaan.

Parsons mengatakan, jika anak senang bersosialisasi dan berada di lingkungan dengan orang-orang baru, kemungkinan mereka akan menikmati pengalaman berfoto di depan kamera.

"Bayi-bayi yang senang dan mudah tersenyum akan lebih sukses daripada yang mudah marah dan minder," katanya.

Marketing executive di Great Neck, New York, Alise Kreditor yang juga telah lama bekerja dengan bidang produk bayi mengatakan, bisa tenang adalah kualitas terbaik yang bisa dimiliki seorang model bayi.

Jika si kecil pemalu, rewel dan tak ramah, maka mereka tidak cocok dengan ketenaran atau atensi publik.

Konsekuensi negatif membiarkan anak-anak tipe ini menjadi model bisa cukup serius. Seperti peningkatan masalah kecemasan atau depresi.

Jika masih belum mengetahui karakteristik kepribadian anak, cobalah melakukan sesi foto dan lihat reaksinya.

Baca juga: Tingginya Minat Orangtua dalam Lomba Foto Anak


3. Sesuaikan ekspektasi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.