Awas, Mengunyah Permen Karet Bisa Ganggu Sesi Bercinta

Kompas.com - 11/08/2019, 22:04 WIB
Ilustrasi permen karet LjupcoIlustrasi permen karet

KOMPAS.com - Biasanya ada beberapa hal yang dilakukan orang-orang sebelum bercinta. Mulai dari mengganti seprai, menyiapkan lilin wangi, hingga mengunyah permen karet demi mendapatkan napas yang segar.

Mengunyah permen karet memang tampak seperti ide bagus. Karena, kamu tentu akan merasa tak nyaman bercinta dengan bau mulut yang mengganggu.

Tapi sebenarnya, ada beberapa hal negatif yang bisa terjadi selama bercinta jika kamu mengunyah permen karet sebelumnya.

Seperti dilansir dari Men's Health, meski mengunyah permen karet tampak seperti kebiasaan kecil dalam bercinta, itu sebenarnya bisa membuat perut kembung.

Baca juga: Menelan Permen Karet Bahaya untuk Tubuh, Benarkah?

Ketika kita mengunyah permen karet, tubuh kita diperdaya untuk berpikir bahwa kita sedang makan, tapi satu-satunya yang masuk ke dalam perut kita hanyalah udara.

Udara yang terperangkap, kemudian dapat menyebabkan kembung yang serius dan melepaskan enzim perut, karena tubuh kita mengantisipasi adanya makanan, yang juga cenderung menyebabkan sedikit angin.

Kondisi itu tentu tidak terlalu ideal, jika kamu merencanakan sesi bercinta yang panas.

Selain itu, jenis permen karet yang dikunyah juga akan membuat perbedaan serius pada sesi bercinta.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2008 menunjukkan, bahwa makan peppermint mengurangi libido pada tikus jantan, karena menekan produksi testosteron.

Meski efek tertentu tampaknya spesifik untuk pria, testosteton juga berkontribusi pada libido wanita.

Untuk menghindari hal tersebut, menggosok gigi sebelum bercinta adalah pilihan yang lebih baik ketimbang mengunyah permen karet.

Baca juga: Mengapa Bercinta di Kamar Hotel Lebih Bergairah

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X