Panduan Melakukan Detoks Dapur

Kompas.com - 06/09/2019, 11:34 WIB
Ilustrasi dapur elegan SHUTTERSTOCKIlustrasi dapur elegan

KOMPAS.com – Sebagai tempat untuk menyiapkan makanan dan minuman di rumah, dapur yang bersih adalah keharusan.

Kegiatan bersih-bersih dapur memang kita lakukan setiap hari, tapi setiap beberapa waktu idealnya kita perlu melakukan detoks atau pembersihan mendalam.

Kita bisa melakukannya dengan melap debu dan kotoran yang tercecer di area dapur, serta menyortir makanan atau bumbu yang sudah tidak layak.

Berikut beberapa benda di dapur yang perlu kita pilah dan ganti secara berkala:

- Aneka bumbu
Bumbu masakan dan rempah seolah bisa tahan selamanya, namun sebenarnya kualitas mereka makin lama makin berkurang. Memang sih, mengonsumsi bumbu itu tak akan membuat kita sakit, tapi kemampuannya sebagai penyedap masakan akan berkurang.

Rata-rata bumbu kering seperti ketumbar, kemiri, hingga oregano kering, dapat bertahan sekitar setahun, tapi kita juga bisa menakar kemampuannya dengan mencium aroamnya. Bila sudah tak berbau khas atau justru baunya tengik, saatnya untuk membuangnya.

Baca juga: Ahli Gizi Sebut 4 Bumbu Masakan Ini Mampu Perpanjang Usia

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

- Sisa minyak goreng
Minyak goreng idealnya sudah habis dipakai dalam 3 bulan setelah kemasannya dibuka. Minyak yang sudah terlalu lama disimpan akan menimbulkan bau tidak enak dan mengubah rasa masakan menjadi agak asam.

- Sisa makanan di kulkas
Membuang makanan memang bukan kebiasaan baik, sehingga kita terkadang menyimpan sisa makanan di kulkas untuk kemudian dihangatkan dan dimakan lagi.

Walau begitu, buanglah sisa makanan di kulkas yang sudah berubah tekstur, bau, atau warnanya. Sisa makanan yang sudah berumur lebih dari 3 hari di kulkas biasanya sudah tumbuh banyak bakteri dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

- Spons cuci piring
Mayoritas orang baru mengganti spons cuci piring ketika bentuknya sudah rusak atau berbau. Padahal, pakar mikroba menyarankan kita untuk mengganti spons tersebut seminggu sekali.

Baca juga: Mesin Cuci Piring Bisa Jadi Penyebar Infeksi dalam Rumah

- Baking powder
Setelah kemasan di buka, baking powder dapat kehilangan kelembabannya yang berpengaruh pada kemampuannya. Ini berarti, jika dipakai untuk membuat kue, hasilnya mungkin tak sesuai harapan.

Jika disimpan dengan baik, baking powder bisa bertahan sekitar 6 bulan sampai setahun. Untuk memastikannya, sebaiknya buat label yang menerangkan tanggal kemasan kita buka.

- Pasta atau saus yang sudah dibuka
Menyimpan sisa pasta atau saus di kulkas adalah hal biasa. Namun, jangan menyimpannya lebih dari satu minggu. Lebih dari periode itu, sisa pasta tersebut sudah ditumbuhi jamur yang tak terlihat oleh mata.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X