Remaja Berusia 17 Tahun Buta akibat Terlalu Sering Makan Junk Food

Kompas.com - 10/09/2019, 22:04 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Seorang remaja dilaporkan menjadi buta, karena mengonsumsi kentang goreng, keripik, dan junk food selama bertahun-tahun.

Masalah bermula ketika dia berusia 14, ia pergi ke dokter, mengeluh kelelahan.

Pada usia 15, ia mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan.

Namun, hasil MRI dan pemeriksaan mata semua normal, sehingga dokter tidak dapat menentukan akar masalahnya.

Penglihatan remaja itu makin memburuk pada usia 17 tahun.

Tes matanya menunjukkan penglihatan 20/200 di kedua matanya, yang mengindikasikan bahwa ia resmi menjadi buta.

Baca juga: Mengapa Junk Food Terasa Lezat di Lidah?

Pemeriksaan tambahan menunjukkan, kerusakan telah berkembang ke saraf optiknya, kelompok serat di bagian belakang mata yang menghubungkannya ke otak.

Selain itu, kadar vitamin dan mineral esensial seperti vitamin B12, vitamin D, tembaga, dan selenium pada tubuhnya rendah.

Temuan itu membuat para dokter bertanya kepadanya tentang pola makannya.

Pasien mengaku bahwa sejak SD, dia tidak makan jenis makanan tertentu, tulis para penulis dari University of Bristol di Inggris dalam laporan mereka.

Dia terbiasa mengonsumsi kentang goreng, Pringles, dan kadang-kadang roti putih, irisan ham sesekali, dan tidak pernah mengonsumsi buah dan sayuran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X