Sering Konsumsi Minuman Latte Tingkatkan Risiko Diabetes

Kompas.com - 16/10/2019, 18:21 WIB
Ilustrasi kopi latte NutnarinIlustrasi kopi latte

KOMPAS.com - Minuman latte termasuk favorit orang-orang yang ingin mengonsumsi kopi, namun masih dalam rasa yang manis di lidah. Sayangnya, kandungan gula dalam minuman ini relatif tinggi.

Konsumsi minuman yang mengandung gula, termasuk softdrink, jus, dan juga kopi susu seperti latte, diketahui dapat meningkatkan risiko diabetes melitus.

Demikian menurut tim peneliti dari Harvard T.H Chan School of Public Health. Temuan mereka menyebutkan, konsumsi minuman-minuman manis itu membuat risiko terkena diabetes "moderat".

Penelitian itu dilakukan dengan melacak asupan minuman manis pada 192.000 partisipan selama 26 tahun. Status kesehatan para responden diteliti setiap 4 tahun sekali.

Menurut konselor nutrisi pada diabetes, Alexis Elliott, banyak orang tidak menyadari berapa banyak gula yang terdapat dalam sekaleng soda atau minuman lain.

Berikut adalah berapa kandungan gula dalam minuman favorit banyak orang, seperti dikutip dari Healthline:

- Satu kaleng coca cola berukuran 350 ml mengandung 39 gram gula.

- Satu gelas jus buah berukuran 375 ml mengandung 30.9 gram gula.

- Satu cup (ukuran tall) Chai Tea Latte di Starbuck mengandung 32 gram gula.

- Seperempat cangkir cokelat kacang bersalut gula mengandung 29 gram gula.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X