Heat Stroke Mengintai saat Cuaca Panas, Bagaimana Mengatasinya?

Kompas.com - 26/10/2019, 17:29 WIB
Ilustrasi cuaca panas shutterstockIlustrasi cuaca panas
Editor Wisnubrata

Kemampuan dalam menghadapi panas yang ekstrem tergantung pada kekuatan sistem saraf pusat tubuh. Pada usia yang sangat muda, sistem saraf pusat belum sepenuhnya berkembang.

Sedangkan, pada orang dewasa lanjut di atas usia 65 tahun, sistem saraf pusat mulai memburuk sehingga membuat tubuh tidak mampu menghadapi perubahan suhu tubuh.

Kedua kelompok usia tersebut biasanya mengalami kesulitan untuk tetap terhidrasi dengan baik sehingga berisiko mengalami heat stroke.

2. Melakukan aktivitas fisik saat cuaca panas

Aktivitas kerja atau latihan olahraga, seperti sepak bola atau lari jarak jauh, di luar ruangan saat cuaca panas yang ekstrem berisiko membuat seseorang terkena sengatan panas.

3. Mendadak terpapar cuaca yang sangat panas

Kamu mungkin lebih berisiko terkena penyakit yang berhubungan dengan cuaca panas apabila mengalami peningkatan suhu secara tiba-tiba.

Sebagai solusinya, kamu bisa membatasi aktivitas di luar ruangan selama beberapa hari untuk memungkinkan tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan suhu.

4. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat-obatan tertentu dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk tetap terhidrasi dan merespons suhu panas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X