Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/11/2019, 08:09 WIB

KOMPAS.com - Sebuah ruang kecil berdinding putih terselip di antara keramaian event Urban Sneaker Society 2019, pekan lalu. Dekorasi ruangan tersebut tak begitu ramai.

Hanya ada satu tiang gantungan baju di sisi kanan ruangan dan beberapa baju terlipat rapi di atas lemari pada sisi kiri ruangan.

Di tengah ruangan, ada satu meja panjang berwarna senada. Baju dan sweater yang tersedia merupakan koleksi dari label streetwear lokal, Paradise Youth Club (PYC).

Baca juga: Perpaduan Warna dan Material dalam Koleksi Guess Accessories

Meski sederhana, namun ada makna mendalam di balik desain ruangan tersebut. Sama sederhananya dengan desain baju dan sweater koleksi yang hanya mengambil warna putih dan abu-abu itu.

PYC melihat bahwa saat ini budaya telah rusak dengan skema rancangan orang-orang yang tidak pernah mengerti apa nilai sebenarnya di balik merek.

Orang-orang tersebut menurut mereka telah menciptakan pemahaman yang salah bahwa setiap orang hadir untuk berlomba-lomba mengesankan satu sama lain.

Pemikiran tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah koleksi eksklusif yang terinspirasi dari kisah Beruang Polo Richard Tahsin, di mana pria di balik ilustrasi tersebut merefleksikan pesan yang ingin disampaikan oleh PYC.

Pesan bahwa kita semua harus memercayai mimpi masing-masing dan membuatnya menjadi kenyataan.

Baca juga: Ecobember Pack, Koleksi Ramah Lingkungan dari Onitsuka Tiger

"Kami percaya bahwa inilah saatnya memutus siklus tersebut," tulis PYC dalam keterangan tertulisnya.

Itulah mengapa desain booth PYC di USS 2019 dibuat sederhana dan tampak tak ingin menarik perhatian.

"Tujuan kami adalah mengingatkan orang-orang bahwa penting untuk membeli produk karena dukungan dan keterkaitannya dengan sebuah gerakan, bukan karena ingin mengesankan orang lain."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.