Valentine Bukan Budaya Kita di Mata Netizen

Kompas.com - 14/02/2020, 19:06 WIB
Penjual menyelesaikan pengemasan bunga mawar merah asal Malang di kawasan Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/2/2020). Menjelang valentine, harga bunga mawar merah di Pasar Rawa Belong naik. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPenjual menyelesaikan pengemasan bunga mawar merah asal Malang di kawasan Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/2/2020). Menjelang valentine, harga bunga mawar merah di Pasar Rawa Belong naik.

KOMPAS.com – Setiap menjelang perayaan Hari Valentine di Indonesia pasti akan muncul pro dan kontra berulang tentang boleh tidaknya ikut merayakan hari kasih sayang yang jatuh tanggal 14 Februari ini.

Pertentangan antara boleh tidaknya merayakan Valentine ini paling sengit terjadi di media sosial. Masing-masing pihak ngotot menyampaikan argumentasinya yang diklaim paling benar. Ajaran agama biasanya akan menjadi senjata pamungkas.

Bukan warganet namanya jika topik yang sensitif ini akhirnya dibawa ke ranah humor. Di Twitter, ramai cuitan tentang alasan mengapa Valentine bukan budaya kita dan menunjukkan apa “budaya” kita.

Melalui tagar #Valentinebukanbudayakita warganet mengungkapkan hal-hal yang khas dari masyarakat kita. Tagar tersebut sempat menjadi trending topic pada hari ini.

Cukup banyak yang menjawab bahwa budaya kita adalah rebahan (bersantai tidur-tiduran). “Valentine bukan budaya kita!!,budaya kita rebahan. #valentinebukanbudayakita.”

Kata-kata rebahan memang sedang populer. Sebab, banyak orang yang mengaku punya banyak keinginan tapi tak melakukan apa-apa untuk mewujudkannya karena sibuk rebahan.

Jawaban terbanyak lainnya adalah yang bernada kegalauan karena cinta bertepuk sebelah tangan.

Pemilik akun littleangel097 menuliskan, “#Valentinebukanbudayakita, budaya kita itu mencintai tapi ga dicintai.”


Tak hanya tentang kegalauan, adapula yang meramaikan tagar tersebut dengan foto dan meme yang lucu. Mulai dari tentang kesukaan masyarakat Indonesia pada mi instan, hingga kebiasaan ibu-ibu pengendara motor yang sering lupa menyalakan lampu sein saat akan belok.


Itulah beberapa unggahan dengan tagar #Valentinebukanbudayakita yang dibuat warganet untuk meramaikan Hari Valentine sambil tersenyum.

(Devi Ari Rahmadhani)

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X