Kompas.com - 17/02/2020, 17:40 WIB
ilustrasi minuman bersoda shutterstockilustrasi minuman bersoda
Editor Wisnubrata

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction ini melibatkan lebih dari 5,500 remaja perempuan asal Amerika Serikat berusia 9-14 tahun yang belum mengalami menstruasi pertama.

Peneliti juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada partisipan mengenai pola makan, termasuk seberapa sering mereka mengonsumsi minuman soda dan jenis minuman manis lainnya, seperti jus buah dan es teh manis.

Hasilnya, remaja perempuan yang minum soda dan minuman manis lain lebih dari 1,5 porsi setiap hari mendapatkan haid pertama tiga bulan lebih awal dibandingkan remaja perempuan yang jarang mengonsumsinya setiap minggu.

Ketika para peneliti melihat efek dari jenis minuman tertentu secara spesifik, mereka menemukan bahwa minum-minuman dengan gula tambahan, termasuk soda, memang dapat mempercepat haid pertama kali pada remaja.

Tetapi, tidak demikian halnya dengan jenis minuman yang tidak mengandung gula, seperti beberapa jus buah tanpa gula.

Mengonsumsi minuman soda berkaitan dengan penambahan berat badan dan penumpukan lemak sehingga berisiko mempercepat haid pertama.

Lemak diketahui sebagai bahan baku hormon. Namun, faktor tersebut tergolong kecil bila dibandingkan dengan faktor-faktor lainnya, seperti indeks massa tubuh, jumlah konsumsi kalori harian, dan aktivitas fisik yang dilakukan seseorang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti mencatat bahwa minum minuman soda bisa meningkatkan kadar gula darah seseorang yang akhirnya menyebabkan peningkatan kadar hormon insulin. Akibatnya, hal tersebut juga dapat memengaruhi kadar hormon seks, termasuk siklus haid.

Akan tetapi, hasil penelitian tersebut tidak dapat dijadikan sebagai landasan sains sehingga masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

Bagaimana cara melancarkan haid yang aman?

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X