Kompas.com - 20/03/2020, 21:59 WIB
Ilustrasi mengenakan masker shutterstockIlustrasi mengenakan masker
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Dampak buruknya polusi udara di daerah perkotaan kemungkinan besar akan memperburuk tingkat kematian karena virus corona, kata para ahli.

Saat COVID-19 menyebar ke seluruh dunia, para ahli telah mengingatkan orang berusia di atas 60 tahun, dan mereka yang memiliki gangguan kesehatan (penyakit kardiovaskular, kanker dan penyakit pernapasan kronis) paling berisiko.

Polusi udara, yang memiliki dampak lebih besar pada masyarakat berpenghasilan rendah, adalah pendorong utama penyakit yang disebutkan di atas.

Menurut penelitian, polusi udara bertanggung jawab atas sekitar delapan juta kematian dini per tahun.

Sebagai akibat dari kerusakan kesehatan itu, infeksi pernapasan seperti virus corona bisa memiliki dampak lebih parah pada penduduk kota dan masyarakat yang terpapar udara beracun daripada yang lain.

"Dari yang kita ketahui, sangat mungkin orang-orang yang terpapar polusi udara lebih banyak dan perokok akan lebih buruk jika terinfeksi COVID-19, dibanding mereka yang menghirup udara lebih bersih, dan tidak merokok."

Demikian kata Aaron Bernstein di Harvard TH Chan School of Public Health, kepada The Washington Post.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perokok Lebih Berisiko Tinggi Terinfeksi Virus Corona

Wabah sebelumnya memberikan beberapa bukti bahwa polusi udara menempatkan orang pada risiko kematian lebih tinggi.

Para peneliti yang mempelajari wabah SARS di China pada 2003 menemukan, orang terinfeksi yang tinggal di daerah dengan polusi udara, dua kali lebih mungkin meninggal daripada penderita di lokasi yang kurang tercemar.

Sascha Marschang, sekretaris general European Public Health Alliance, mengatakan kepada The Guardian.

"Setelah krisis berakhir, pembuat kebijakan harus mempercepat langkah untuk mengeluarkan kendaraan yang lebih bersih ke jalan raya."

"Ilmu pengetahuan memberi tahu kita epidemi seperti COVID-19 akan terjadi dengan frekuensi yang semakin meningkat. Jadi membersihkan jalanan adalah investasi dasar untuk masa depan yang lebih sehat."

Baca juga: Alergi, Flu dan Virus Corona, Bagaimana Membedakan Gejalanya?



Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.