Menenangkan Diri Selama Pandemi dengan Meditasi

Kompas.com - 28/03/2020, 12:21 WIB
Ilustrasi meditasi ZinkevychIlustrasi meditasi

KOMPAS.com - Pandemi global yang sekarang kita hadapi menimbulkan banyak kecemasan dan takut. Untuk menjaga kesehatan mental, berlatihlah meditasi sederhana yang terbukti efektif menenangkan diri.

Setelah hampir dua minggu beradaptasi dengan ritme kehidupan yang baru selama pandemi, banyak orang yang mengaku mulai bosan dan ingin wabah ini segera berlalu.

Hidup di tengah pandemi memang tidak mudah. Apalagi, tidak ada kepastian kapan dunia kembali normal.

Apa yang sekarang terjadi di dunia memang berada di luar kendali kita, namun kita bisa mengendalikan emosi dan pikiran kita sendiri dengan meditasi.

Meditasi selama ini mungkin kita anggap tidak penting. Tetapi, belajar melatih fokus dan mengatur pernapasan merupakan cara mudah untuk mengurangi stres.

Menurut studi yang dilakukan tim dari Harvard Medical School, meditasi dengan mengatur napas bisa membantu kita memiliki mindfulness (kesadaran pada saat ini) dengan membawa semua fokus ke satu hal, yaitu napas.

Baca juga: Riset Buktikan Meditasi Mindfulness Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

“Tujuannya adalah untuk mengalihkan dari pikiran yang mencemaskan atau membuat kita takut, bahkan depresi karena merasa sendirian,” kata psikolog Vaile Wright.

Untuk melakukan meditasi napas, cara melakukannya sederhana. Anda bisa memilih posisi duduk dengan nyaman, berdiri, atau berjalan, dengan seminimal mungkin pengalih perhatian.

Kebanyakan orang memilih untuk duduk, tapi pastikan postur tubuh tegak. Kemudian perhatikan keluar masuknya napas. Lalu, perlambat napas dengan menghirupnya perlahan sambil dihitung sampai enam.

Jeda selama dua detik, lalu keluarkan napas dan hitung sampai empat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X