Apakah Membaca Berita Buruk Bahaya bagi Kesehatan Mental?

Kompas.com - 26/04/2020, 10:00 WIB
Ilustrasi berita palsu di media sosial ShutterstockIlustrasi berita palsu di media sosial

KOMPAS.com - Mengikuti perkembangan berita memang penting, terutama terkait dengan informasi terkini tentang kesehatan. Walau demikian, konsumsi berita berlebihan bisa berpengaruh pada fisik, emosi, dan kesehatan mental.

Para ahli mengingatkan, berita atau informasi negatif yang terus menerus kita terima dapat meningkatkan kadar stress dan kecemasan. Gejala stress yang mungkin tidak kita sadari misalnya saja susah tidur, tidak nafsu makan, takut dan cemas dengan kesehatan kita dan orang-orang tercinta, serta sulit berkonsentrasi.

Stres tersebut bisa dipicu oleh berita tentang Covid-19 yang kita ikuti setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit. Bisa dari televisi, internet, atau pun media sosial dan grup percakapan.

“Sayangnya banyak berita-berita yang kita konsumsi setiap hari tidak dilaporkan dengan cara untuk mencegah orang tidak kecanduan,” kata psikolog Logan Jones.

Karena berita-berita utama yang sensasional, menurut Jones, banyak media yang akhirnya hanya fokus untuk mealporkan bencana dan jarang mengangkat berita positif.

“Sering mengonsumsi berita semacam itu, baik aktif atau pasif, bisa sangat toksik, dan apa yang kita baca itu berpengaruh pada mood,” katanya.

Bahkan menurutnya, berita yang kita dengar di latar belakang, juga tetap berpengaruh pada emosi.

Baca juga: Pemerintah: Hindari Berita Bohong supaya Tak Jadi Beban Psikologis

Menurut psikolog Annie Miller, paparan informasi negatif dalam jangka panjang akan memengaruhi otak, sebab ketika kita mengalami perasaan terancam otak akan mengaktifkan respon melawan atau meninggalkan, dan sistem dalam tubuh langsung bereaksi.

“Paparan berita negatif akan mengaktifkan sistem saraf, membuat tubuh melepaskan hormone stres. Lalu, kita akan mengalami respon stress lebih sering,” ujar Miller.

Gejala fisik yang paling sering adalah kelelahan, kecemasan, depresi, dan susah tidur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X