Kompas.com - 27/04/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi bumbu ShutterstockIlustrasi bumbu

KOMPAS.com - Mempersiapkan hidangan untuk sahur yang harus serba cepat biasanya membuat kita kerepotan.

Ujung-ujungnya, menu instan seperti mie atau ikan sarden kaleng menjadi pilihan.

Padahal mengonsumsi makanan instan terlalu sering tentu tidak baik bagi kesehatan.

Nah, untuk memasak mudah dan cepat namun tetap sehat, kamu bisa menyiapkan dan menyimpan bumbu merah, putih, dan kuning sebagai bumbu dasar, saat waktu senggang.

Baca juga: Masak Praktis di Rumah dengan Tiga Bumbu Dasar

Bumbu merah biasanya digunakan untuk memasak balado, nasi goreng, rendang, sambal goreng dan lain-lain.

Bumbu putih bisa kamu gunakan untuk memasak opor, semur, lodeh, bihun goreng, nasi goreng, soto segar dan masakan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan bumbu kuning, bisa digunakan untuk memasak pesmol, kari, ayam goreng ungkep, soto lamongan, dan masakan lainnya.

Bumbu inti ini tentu sangat membantu, karena kamu tak lagi perlu mengupas bawang yang memakan banyak waktu untuk mempersiapkan hidangan.

Kamu tinggal menambahkan rempah atau bumbu lainnya untuk hidangan yang ingin kamu sajikan.

Baca juga: Simak Cara Tepat Menyimpan Bumbu Kering

Berikut adalah cara membuat bumbu inti merah, putih, dan kuning.

Bumbu dasar merah:

- 200 gr cabai merah

- 150 gr cabai keriting merah

- 100 gr bawang merah

- 50 gr bawang putih

- 100 gr tomat merah

- 100 gr gula pasir

- 25 gr garam

- 200 ml minyak goreng untuk blender

Bumbu dasar putih:

- 250 gr bawang merah

- 100 gr bawang putih

- 50 gr kemiri sangrai

- 3 cm lengkuas

- 2 sendok teh garam

- 2 sendok teh gula pasir

- 200 ml minyak goreng untuk blender

Bumbu dasar kuning:

- 100 gr kemiri sangrai

- 150 gr bawang putih

- 500 gr bawang merah

- 50 gr kunyit

- 20 gr jahe

- 25 gr lengkuas

- 1 sendok makan lada bubuk

- 3 sendok teh garam

- 2 sendok teh gula pasir

- 200 ml minyak goreng untuk blender

Cara membuat:

Pertama, cuci bersih semua bumbu yang akan digunakan kemudian potong-potong.

Kebersihan sangat diutamakan, karena bumbu ini akan disimpan untuk waktu yang lama.

Blender semua bumbu hingga halus. Masak bumbu hingga matang dan warnanya menjadi lebih gelap.

Baca juga: Jangan Tambahkan Air Saat Menghaluskan Bumbu

Tidak perlu ditambahkan minyak lagi, karena sudah ada minyak saat diblender.

Proses memasak ini optional. Tidak dimasak pun tidak apa, tapi dengan memasak terlebih dahulu, bisa menjadi proses sterilisasi agar bumbu lebih tahan lama.

Masukan bumbu ke dalam wadah kaca dengan tutup kedap udara. Biarkan dingin baru tutup rapat wadahnya dan simpan di dalam lemari es.

Bumbu inti ini bisa tahan sekitar 1-2 bulan di lemari es atau hingga enam bulan di freezer.

Selalu ambil bumbu dengan sendok bersih ketika akan digunakan. Semakin bersih akan semakin tahan lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.