Kompas.com - 09/06/2020, 11:39 WIB
Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan di salah satu tenant saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring penerapan tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPetugas melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan di salah satu tenant saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring penerapan tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19.

KOMPAS.com – Untuk sementara waktu kita diwajibkan menggunakan masker saat keluar rumah. Namun, bukan berarti kita alpa menggunakan produk perawatan dan perlindungan kulit, terutama tabir surya (sunscreen).

Meski sebagian besar wajah tertutup masker, tetapi tetap ada bagian-bagian yang terbuka dan terpapar sinar matahari. Tentu kita tak ingin kulit wajah menjadi “belang” setelah pandemic ini berakhir bukan?

Tak semua orang senang memakai sunscreen karena alasan wajah menjadi lengket dan make up sulit menempel dengan rata. Terlebih ketika kita masih harus menutupi kulit wajah dengan masker.

“Membuat formula sunscreen jauh lebih rumit dibandingkan membuat krim wajah tanpa SPF,” kata managing direktur Vinoble Cosmetics Gerhild Hornbanger seperti dikutip situs Scmp.

Dalam proses produksinya filter ultraviolet harus bisa larut ke minyak sehingga nyaman dipakai. Itu sebabnya kebanyakan produk tabir surya terasa berat, licin, dan mengilap di kulit.

Kendati begitu, kini makin banyak produsen perawatan kulit yang menyempurnakan formulasi produk tabir suryanya.

Baca juga: Berjemur, Boleh Pakai Tabir Surya atau Tidak?

Kulit berminyak

Kebanyakan produk tidak bisa memuaskan semua jenis kulit, terutama untuk kulit berminyak.

“Tabir surya biasanya terbuat dari bahan-bahan yang sangat berminyak atau diformulasikan untuk tidak dipakai setiap hari, misalnya saat akan berenang atau ke pantai. Produk tersebut juga membuat hasil riasan kurang menempel di kulit,” kata pendiri produk sunscreen Supergoop, Holly Thaggard.

Sayangnya, pemakaian produk kosmetik yang mengandung SPF saja kurang efektif untuk menghindari kerusakan kulit akibat sinar matahari.

Menurut dokter spesialis kulit di Hong Kong, Carmen Lam, untuk perlindungan yang efektif kita perlu memakai tabir surya sebanyak satu sendok teh untuk wajah dan leher.

Selain itu, idealnya kita memakai sunscreen di antara penggunaan pelembab dan foundation.

“Saya selalu menyarankan melapisi tabir surya sebelum memakai make up. Pastikan kulit sudah lembab dan masing-masing skincare sudah menyerap dan set sebelum masuk ke step selanjutnya,” kata Thaggard.

Baca juga: 5 Cara Alami Meningkatkan Produksi Kolagen pada Kulit

Ilustrasi perawatan wajah.Shutterstock Ilustrasi perawatan wajah.

Penuaan kulit

Memakai kosmetik atau tidak, pengguanan tabir surya sudah seharusnya jadi rutinitas. Dalam jangka panjang hal ini akan menghindarkan kulit dari penuaan dini dan mencegah kanker kulit.

Jika kita tak bisa keluar rumah tanpa memakai make up, sangat penting menemukan produk tabir surya yang memberikan hasil akhir riasan yang rata dan halus. Cobalah beberapa produk pelembab untuk mengetahui apakah cukup menyatu dengan tabir surya yang dipakai.

Bagi sebagian orang, formula gel akan membuat riasan tampak lebih halus, sementara yang lain mungkin lebih cocok dengan produk lotion yang lebih cair.

Jika kita sudah rutin memakai tabir surya, sangat penting untuk membersihkan kulit wajah dengan baik di malam hari. Tujuannya untuk mencegah ada sisa produk yang menyumbat pori dan memicu iritasi atau jerawat.

Baca juga: Seperti Apakah Aturan Normal Baru di Salon?

 



Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X