Kompas.com - 18/08/2020, 11:42 WIB
Ariana Grande saat menghadiri Grammy Awards 2020 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020). Getty ImagesAriana Grande saat menghadiri Grammy Awards 2020 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020).
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Para penggemar mungkin melihat sosok Ariana Grande sebagai penyanyi mungil yang enerjik di atas panggung.

Bagi Anda yang belum tahu, stamina pelantun "Thank U, Next" itu ternyata didapatkan dari menerapkan pola makan sehat dan olahraga yang dilakukannya selama bertahun-tahun.

Peraih penghargaan Grammy, VMA dan People's Choice itu memulai pola makan nabati (plant-based) setelah menonton film dokumenter "Forks Over Knives" di 2013.

Ari merupakan keturunan Italia dan besar dengan mengonsumsi daging dan keju. Namun, menerapkan vegan sebetulnya bukan lah perubahan besar baginya.

"Aku sudah makan secara organik sejak kecil dan selalu menjaga makan daging tetap minimal, tetapi hari ini menandai hari pertamaku sebagai Vegan 100 persen!!!! Hari yang menyenangkan," tulisnya melalui Twitter, seperti dilansir www.womenshealthmag.com.

Kesehatan memang menjadi motivasi untuk menjadi vegan, namun pertimbangan lainnya adalah karena Ari mencintai binatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku mencintai hewan lebih dari mencintai kebanyakan orang, ini tidak bercanda," katanya kepada The Mirror.

"Tapi aku sangat percaya pada pola makan nabati lengkap, makanan gandum utuh yang dapat memperpanjang umur kita dan membuat kita menjadi orang yang lebih bahagia secara menyeluruh."

Ketika makan di luar rumah, berpegang pada pola makan tersebut memang menjadi lebih rumit. Tetapi, dia tetap berusaha mencari beberapa jenis makanan vegan yang bisa ditemukan, seperti sayur, buah dan salad, lalu makan lainnya saat kembali pulang.

Makanan kesukaan

Banyak orang mungkin berpikir bahwa makanan para vegan sangat hambar dan membosankan. Namun, Ari membuktikan anggapan itu salah.

Penyanyi kelahiran 26 Juni 1993 itu ternyata penggemar masakan Jepang.

Menurut pelatih kabugaran Ari, Harley Pasternak, kecintaan Ari terhadap Masakan Jepang tidak memudar meski menjadi seorang vegan.

"Dia menyukai lobak putih, akar teratai dan kacang adzuki, hampir seperti diet makrobiotik Jepang," ungkap Pasternak kepada Glamour di 2015.

Ari juga pernah mengakui bahwa dirinya sangat menyukai stroberi. Di akun Twitternya, ia pernah mengatakan makan setidaknya lima buah stroberi setiap harinya.

Meski bukan tipe orang yang gemar mengunggah makanan di akun media sosialnya, namun Ari pernah mengunggah foto sebuah wadah berisi blueberry.

Di samping itu, ia juga tetap membawa camilan favorit untuk dikonsumsi di sela waktu. Beberapa camilan favoritnya antara lain almond dan kacang mete. Sementara untuk minuman, Ari selalu membawa sebotol air kelapa di sampingnya.

"Itu adalah camilan sehat yang luar biasa, yang bisa membuatku berenergi sepanjang hari," ungkapnya.

Olahraga rutin

Selain menerapkan pola makan sehat dan minum banyak air, olahraga harian rutin adalah kunci kebugaran seorang Ariana Grande.

Pasternak menggunakan teknik khusus untuk membuat kliennya itu banyak bergerak. Ia memberi Ari target langkah setiap hari, yang bisa dicapai melalui cara apapun.

Mulai dari menari atau menonton televisi sambil berjalan di atas treadmill dengan kecepatan rendah.

"12.000 langkah setiap hari dan dia berhasil mencapainya," ungkap Pasternak.

Bukan untuk menurunkan berat badan

Jika sebagian dari kalian mengira Ari menerapkan vegan untuk menjadi lebih kurus, maka kalian salah dan ia sudah melakukan bantahan.

Ari menuliskan bantahan tersebut melalui Tumblr, seperti dilansir E Online.

Menerapkan vegan menurutnya adalah cara untuk memastikan semua makanan yang dikonsumsi akan merawat tubuhnya dan digunakan dengan cara yang baik.

Sementara mengapa ia kehilangan bobot cukup banyak menurutnya karena dulu ia banyak mengonsumsi makanan cepat saji. Sehingga, perubahan pola makan dan olahraga rutin membuatnya lebih sehat, sekaligus memiliki bentuk tubuh yang lebih ideal.

"Aku bahagia dengan diriku sebelumnya dan sekarang masih bahagia! Hanya saja lebih sehat," tulisnya.

"Aku makan sebanyak dulu, hanya makanannya saja yang berbeda."

Pola makan vegan juga membuatnya merasakan dampak kesehatan jangka panjang, seperti menstabilkan gula darah. Sebab, sebelumnya ia berjuang keras dengan hipoglikemia.

Hingga kini, Ari belum mengumumkan perubahan pola makan lain dan nampak lebih berenergi dari waktu ke waktu.

Maka, rasanya tak berlebihan untuk mengatakan bahwa pola hidup vegan membuat Ari memiliki hidup yang lebih baik.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.