Kompas.com - 04/09/2020, 08:35 WIB
Tas kulit buaya produksi dari rumah mode St. Laurent St. Laurent VIA the SYDNEY MORNING HERALDTas kulit buaya produksi dari rumah mode St. Laurent

KOMPAS.com - Sebuah tas kulit buaya seharga 18.900 dollar AS atau sekitar Rp 280 juta dihancurkan oleh petugas bea cukai di Australia.

Penghancuran dilakukan hanya gara-gara si pemilik lupa mengurus izin impor seharga 50 dollar AS atau sekitar Rp 750.000.

Awalnya, otoritas perbatasan Australia menyita tas tersebut di depot kargo udara Perth, setelah tas itu dibeli oleh seorang wanita asal Australia Barat dari butik St Laurent di Perancis.

Baca juga: Kylie Jenner Pamer Busana Serba Coklat dan Tas Kulit Buaya Rp 481 Juta

Tas tersebut disita karena dicurigai tersangkut dalam masalah perdagangan satwa liar ilegal.

Para pejabat terkait mengatakan, sebenarnya produk turunan aligator adalah barang legal di Australia.

Namun demikian, penjualan produk semacam ini diatur secara ketat melalui Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disebutkan, perempuan pembeli tas tersebut sebenarnya sudah mengantongi izin ekspor CITES dari Perancis, tetapi lalai mengajukan izin impor dari otoritas CITES Australia.

Baca juga: Sepatu Minen Pakai Kulit Buaya hingga Gajah, Harganya Capai Rp 20 Juta

Beruntung, wanita tersebut tidak dikenai sanksi denda lagi.

Menteri Lingkungan Australia Sussan Ley ikut angkat bicara dalam kejadian ini.

Menurut Ley, insiden tersebut harus menjadi pengingat bagi warga tentang pentingnya izin CITES sebelum mengimpor produk yang berasal dari kulit buaya, atau hewan dilindungi lainnya.

"Kita semua perlu menyadari apa yang kita beli secara online, karena membatasi perdagangan produk hewani sangat penting untuk kelangsungan hidup jangka panjang spesies yang terancam punah," kata Ley kepada Sydney Morning Herald.

"Selain tentang keberadaan aturan, penting bagi orang untuk meluangkan waktu demi memikirkan pilihan mode yang etis," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.