Kompas.com - 23/09/2020, 14:50 WIB

Jika sepeda digunakan untuk kepentingan umum dan tidak memerlukan kecepatan, seperti aktivitas di dalam kompleks perumahan atau ke sekolah, maka helm tidak diwajibkan.

"Akhirnya itu menjadi opsional tapi bisa juga menggunakannya, kalau ingin lebih safety tentu para pengguna sepeda akan memilih menggunakan helm," papar dia.

Ada pun secara umum, aturan lebih rinci akan diatur melalui peraturan turunan yang disusun oleh masing-masing Pemerintah Daerah. Termasuk salah satunya mengenai sanksi.

"Diskusi ini sudah kita lakukan cukup panjang dengan para pesepeda yang terlibat dalam penyusunan."

"Mungkin ada beberapa komunitas yang belum terlibat, tapi kami harapkan yang sudah terlibat merupakan representasi dari teman-teman lainnya," cetus dia.

"Jadi, ini ini merupakan aturan yang disusun secara bersama, gotong royong dengan teman-teman lain. Mudah-mudahan bermanfaat," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.